Rabu, 16 Oktober 19

Anggota DPR Apresiasi Bendung Cipanas Atasi Banjir

Anggota DPR Apresiasi Bendung Cipanas Atasi Banjir
* Yoseph Umarhadi. (kanan/baju merah)

Indramayu – Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umarhadi mengapresiasi Presiden Jokowi melalui Kementerian PU PR yang telah dan akan menginvestasikan sedikitnya Rp2 triliun anggaran untuk kebutuhan air baku dan membangun beberapa bendungan skala besar dan kecil di wilayah tersebut.

Anggota DPR dari Dapil Indramayu dan Cirebon ini melakukan kunjungan ke Desa Cibereng, Kecamatan Terisi, Indramayu sebagai balasan kunjungan para kuwu se wilayah kecamatan Terisi dan Losarang, Selasa (29/5/2018).

“Bendung Cipanas I senilai 1,2 triliun rupiah terletak lah di poebatasan Indramayu -Sumedang. Bendungan yang dibangun setelah kehadiran Presiden pasca banjir di Losarang Pantura 2 tahun lalu itu mampu menampung air 250 jutaM3 yang sangat bermanfaat menangani banjir tahunan di Pantura Indramayu,” ujar Yoseph dalam kunjungannya di Desa Cibereng, kemarin.

Dalam kunjungannya, Yoseph yang menyusuri hulu Sungai Cipanas yang dimulai dari hulu yaitu Desa Cikawung, Cikamurang dan Indramayu, menyebutkan sekitar 30 kilometer di wilayah Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi sudah dibangun Bendung Tetap Sumur Watu. Bendung Sumur Watu ini sudah dibangun pada 2014 dan menghabiskan biaya Rp90 miliar atas perjuangan Yoseph saat berkunjung ke Sumur Watu buatan Belanda yang saat itu sudah tidak berfungsi.

Saat kunjungan kedua pada hari Selasa tersebut, Yoseph menemukan tembok penahan tebing (TPT) sempat roboh. “Syukur Alhamdulilah pemerintah merespon dengan memberikan dana Rp15 miliar untuk membangun tembok tersebut mulai bulan depan,” tandasnya.

Yoseph Umarhadi. (kanan/baju putih pakai topi)

Seorang ibu mengatakan, sudah beberapa kali pengguna jalan terpeleset dan jatuh karena jembatannya licin dan agak terjal. Dengan menangis ibu ibu meminta dengan sangat Menteri PUPR mau memenuhi kebutuhan masyarakat wilayah tersebut.

Menurutnya, Bendung Sumur Watu tersebut mampu menampung air baku yang mengairi irigasi seluas 3.150 hektare di Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi. “Bendung sumur watu ini juga membantu menangani banjir dari atas,” tambahnya.

Selain meninjau bendungan, Yoseph yang berkunjung juga ke Desa Cibereng, Kecamatan Terisi, Indramayu mendapatkan banyak temuan dan permintaan masyarakat dan Kepala Desa terkait pembangunan sarana dan prasarana pertanian serta perhubungan.

Lebih jauh, masyarakat menyatakan perlunya dibangun jembatan gantung yang bisa menjadi penghubung beberapa desa di Kecamatan Terisi, Indramayu. Saat ini jembatan yang sudah dibangun atas dasar gotong royong warga sudah roboh selama bertahun tahun.

Sementara jembatan yang dibangun sementara kurang memenuhi standar keselamatan dan keamanan pengguna. Bahkan menjadi penghambat bagi arus Sungai Cipanas. Dilaporkan, beberapa kali pengguna jalan terpeleset dan jatuh karena jembatan licin dan agak terjal. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.