Sabtu, 23 Januari 21

Anggaran Kemensos Besar, Risma Minta Pendampingan Kejagung

Anggaran Kemensos Besar, Risma Minta Pendampingan Kejagung
* Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) bertemu Jaksa Agung Burhanuddin di Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kompleks Perkantoran Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2021). (Foto: Kejagung)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) bertemu Jaksa Agung Burhanuddin di Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kompleks Perkantoran Kejaksaan Agung (Kejagung), Jalan Sultan Hasanuddin No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2021). Hal itu guna meminta pendampingan Kejagung seluruh proses yang ada di Kementerian Sosial RI.

“Pendampingan ini sudah saya lakukan semenjak menjabat menjadi Wali Kota Surabaya dan ingin juga melakukannya di Kementerian Sosial,”ujar Risma saat ditemui di Kejagung.

Dia juga mengatakan, pendampingan ini tidak hanya dilakukan di kantor dan apabila diperlukan, maka datang langsung ke lapangan.

“Sehingga apabila ada laporan tidak benar, Kementerian Sosial didampingi Kejaksaan Agung akan segera memprosesnya,” ucap Risma.

Dia menambahkan, Kejagung berperan dalam mengawal dirinya karena data Kementerian Sosial (Kemensos) bukan hanya digunakan untuk keperluan internal saja, tetapi data tersebut juga diserahkan kepada BPJS dan lembaga lainnya.

“Saya takut kalau kemudian data tersebut tidak sesuai dengan keperluan. Oleh karena itu, saya meminta didampingi dalam hal apapun. Lalu, kalau ada produk hukum yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial RI, kami meminta pendampingan dari Kejaksaan Agung sehingga saya tidak ada kesalahan,” katanya.

Tak hanya itu, dia juga meminta pendampingan Kejagung untuk melakukan pengecekan apabila ada suatu laporan masalah.

Selain dengan Kejagung, Kemensos juga meminta pendampingan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian RI terkait parameter kemiskinan.

“Sebab, anggaran yang ada di Kementerian Sosial RI sangat besar dan dirinya tidak menginginkan pengelolaan keuangannya menjadi tidak benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Burhanuddin menyambut baik kedatangan Risma guna meminta pendampingan. Dia mengatakan, Kejagung sudah memiliki kewajiban untuk melakukan pendampingan.

“Tentunya, kami ada kewajiban untuk melakukan pendampingan. Hal yang disampaikan oleh Ibu Menteri Sosial akan ditindaklanjuti. Sebenarnya, kerja sama ini sudah berjalan semenjak beliau menjadi Wali Kota Surabaya. Pendampingan ini adalah program nasional dan hukumnya wajib untuk kita lakukan pengamanannya,” ujar Burhanuddin dalam kesempatan yang sama.

Untuk diketahu, pertemuan antara Menteri Sosial RI Tri Rismaharini dengan Jaksa Agung Dr. Burhanuddin dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman dan mengenakan masker. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.