Minggu, 24 Oktober 21

Aneh, Polda Bali Belum Tetapkan Tersangka Baru?

Aneh, Polda Bali Belum Tetapkan Tersangka Baru?

‎Jakarta, Obsessionnews – Hotman Paris Hutapea selaku kuasa hukum tersangka kasus pembunuhan Angeline, Agustinus Tai Hamdani, merasa heran mengapa Kepolisian Polda Bali belum juga menetapkan tersangka baru yang diduga kuat mengarah kepada ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe.

Dikui oleh Hotman, Margriet memang sosok orang yang pintar dalam menutupi kejahatannya. Meski dia sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penelantaran anak. Namun, dalang atau otak dibalik pembunuhan Ageline belum terungkap. Padahal Agus sudah mengakui bahwa Margriet adalah pembunuhnya.

Menurut Hotman, kepintaran Margriet bisa diliat dari caranya memerintahkan Agus untuk mengubur Ageline bersama baju yang dikenakannya di belakang rumahnya. Margriet ingin menunjukan bahwa seolah-olah Agus adalah pembunuhnya.

“Dia pintar, meminta menututupi mayat Angeline dengan baju yang dikenakan Agus,” ujarnya di Jakarta, pada Jumat malam (26/6/2015).

Bukti ini diperkuat dengan pengakuan Agus sebelumnya yang mendengar jeritan Ageline di kamar Margriet pada Sabtu 16 Mei 2015. Beberapa saat setelah teriakan itu selesai, Margriet memanggil Agus, dan ia melihat kondisi Angeline sudah terletak tidak bernyawa.

“Margriet justru meminta Agus untuk mengakui dialah yang menganiaya dan membunuhnya,” terangnya.

‎Margriet sampai mengancam akan membunuh Agus, jika ia tidak menuruti perintahnya. Bahkan, ia dijanjikan uang Rp 200 juta, agar tidak menceritakan kejadian itu kepada orang lain. “Klein saya tidak membunuh, tapi dia tetap kena hukuman karena ikut membantu mengubur Angelie,” tuturnya.

Meski demikian, ‎berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, Polda Bali mengaku sudah mengantongi nama baru sebagai tersangka pembunuh Angeline. Nama, tersangka mamang masih sengaja disembunyikan untuk kepentingan penyelidikan.

“Kalai kami melakukan penyelidikan maupun penyidikan, pasti kita menyerahkan siapa yang mempunyai keterkaitan dengan kasus ini,” kata ‎Kepala Divisi Humas Polda Bali Komisaris Besar Heri Wiyanto. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.