Senin, 29 November 21

Ancam Serbu Fraksi DPR, Konflik Dua Kubu Golkar Memanas

Ancam Serbu Fraksi DPR, Konflik Dua Kubu Golkar Memanas
* Suasana di Fraksi Golkar Lantai 12 Gedung DPR.

Jakarta, Obsessionnews – Ruang Fraksi Partai Golkar di lantai 12 Gedung DPR RI, mendadak ramai dijaga ketat oleh petugas Pengamanan dan Pengendalian (Pamdal). Bahkan, pintu masuk ruang fraksi dikunci dari dalam. Hal ini disebabkan ruang Fraksi Partai Golkar akan didatangi oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Yorrys Raweyai.

Puluhan wartawan yang tengah meliput konferensi pres di ruang Fraksi, juga tidak diperkenankan untuk keluar, sampai Yorrys benar-benar dipastikan keluar meninggalkan lantai 12. ‎Akibatnya, wartawan tertahan, dan mengumpul di belakang pintu, mereka juga ingin menyaksikan sikap Yorrys untuk menduduki ruang fraksi.

Konperensi pers Fraksi Partai Golkar dihadiri oleh Ketua Fraksi Ade Kom‎aruddin dan Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo. Menurut Bambang, ruang fraksi memang sengaja dikunci karena pihaknya merasa kedatangan Yorrys ke lantai 12 sudah ada niat yang tidak baik. Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, menurut Bambang, lebih baik Yorrys harus dicegah.

“Dari awal ‘kan niatnya sudah tidak baik, pakai ngancam-ngancam segala, jadi lebih baik kita cegah,” ujar Bambang di Ruang Fraksi Golkar, Senin (30/3/2015).

Anggota Komisi III DPR itu juga menyayangkan sikap Yorrys yang terlalu berani mendatangi lantai 12 Gedung DPR. Padahal menurutnya, Yorrys tidak punya kewenangan untuk merebut ruang Fraksi Partai Golkar. “Apa hak dia mau merebut ruang Fraksi Golkar, anggota DPR aja bukan, kok berani-beraninya,” tutur Bambang.

Ia pun menegaskan, bila kedatangan Yorrys punya maksud baik, pasti akan diterima. Namun, Bambang sampai saat ini tidak percaya, Yorrys akan mengunakan pendekatan persuasif untuk menemui Ketua Fraksi Golkar. Indikatornya, menurut Bambang, sudah jelas Yorrys kerap membuat kerusuhan. “Kita nggak mau, DPR kayak di Slipi terjadi kericuhan,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.