Sabtu, 25 Januari 20

Ancam Bunuh Ahok, Aksi Demo FPI Beringas

Ancam Bunuh Ahok, Aksi Demo FPI Beringas

Jakarta – Salah satu orator dari Front Pembela Islam (FPI), Ustad Angrawi dalam orasinya sebelum bentrokan terjadi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI berteriak dengan lantang tangkap dan bunuh Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dia juga mengaku siap dipenjara dan siap mati.

“Tangkap dan bunuh Ahok, saya siap masuk penjara dan siap mati,” ujar Angrawi, di depan Gedung DPRD DKI, Jl Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2014).

Tidak hanya itu, Angrawi juga mengaku, kalau ada pihak-pihak yang membela Ahok untuk dijadikan Gubernur DKI Jakarta, akan berhadapan dengan massa FPI. “Siapa pun yang membela Ahok berhadapan dengan FPI,” katanya.

Hal tersebut dilakukan lantaran kesal kepada DPRD yang tak kunjung melakukan pemanggilan terhadap Ahok. Padahal setelah sudah dilantik maka DPRD seharusnya sudah bisa bekerja memanggil Ahok untuk menindaklanjuti laporan dari FPI yang meminta Ahok agar ditolak jadi Gubernur DKI Jakarta. Apalagi setelah Jokowi mengundurkan diri, maka Ahok secara otomatis naik menjadi Gubernur DKI.

Selain Ustad Angrawi, Sekjen FPI Habib Novel Al Bamukmin pun menuntut hal yang sama saat orasi. Dia meminta DPRD DKI agar segera melakukan sidang luar biasa untuk menolak Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Tak lama usai Habib Novel berorasi, massa FPI jadi beringas dan berusaha membuka gerbang Gedung DPRD. Sambil melempari polisi dan Satpol PP dengan batu, botol, dan petasan. (Pur)

 

Related posts