Sabtu, 2 Juli 22

Anak Ridwan Kamil Dibikin Poster “Orang Hilang” dalam Bahasa Jerman

Anak Ridwan Kamil Dibikin Poster “Orang Hilang” dalam Bahasa Jerman
* Poster "orang hilang" untuk pencarian Emmeril di Swiss. (Ist)

Pencatian hilangnya anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), yang hanyut saat berenang di sungai Aare di Bern, Swiss, melibatkan aparat terkait termasuk tim SAR di negara Eropa tersebut.

Hingga saat ini, pencarian masih berlanjut dan bahkan Eril pun dibuatkan poster “orang hilang” dalam bahasa Jerman dengan harapan dapat ditemukan oleh warga setempat.

Dalam poster tersebut dicantumkan foto anak Ridwan Kamil yang mengenakan almamater kampus ITB, nama lengkap, serta tinggi badan 170 cm.

“Emmeril dinyatakan hilang saat sedang berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss. Dilaporkan hilang sejak 26 Mei 2022. Jika Anda melihat Emmeril, silahkan hubungi kami segera. Laporkan ke KBRI Bern di 0786210541 atau ke polisi. Terima kasih banyak,” tulis keterangan poster itu.

Sampai saat ini, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu masih dalam pencarian. Pemuda yang akrab disapa Eril tersebut, belum ditemukan. Informasi terkini menurut Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Darmansyah Hadad, Jumat (27/5/2022), tim SAR memperluas daerah pencarian dan berencana akan menyelam ke danau, yang menjadi muara dari Sungai Aare.

“Kalau memang situasinya memungkinkan, sudah mulai melakukan penyelaman di danau yang relatif stabil, kalau di sungai arusnya relatif berat,” tandas Dubes RI di Swiis.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Hadad menjelaskan pihak KBRI mendengar kabar hilangnya Eril pada Kamis 11:24 waktu Swiss. Saat tiba di lokasi, pihak kepolisian sudah melakukan pencarian tak lama setelah musibah terjadi pada pukul 09:40 waktu Swiss.

“Pada saat KBRI berkoordinasi, polisi telah melakukan pencarian darurat pukul 10 pagi, berdasarkan dari pengunjung area sungai,” kata Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad dalam Konferensi Pers, Sabtu (28/5/2022).

Polisi telah membentuk tim SAR setelah laporan tersebut dengan jumlah 20 orang terdiri dari polisi sungai, polisi medis dan pemadam kebakaran. Mereka juga melakukan pemindaian menggunakan drone dengan sensor pendeteksi panas tubuh saat masa darurat 15 menit.

Dia mengatakan suhu air di Sungai Aare diperkirakan 16 derajat celcius. Setelah itu melakukan pencarian dengan perahu dan kendaraan menyisir di bagian darat tepian sungai.

Pihak KBRI juga mendampingi keluarga kembali ke titik awal Eril berenang untuk menemukan petunjuk. “Kamis sore belum memperoleh hasil yang kita harapkan,” ujarnya.

Pada Jumat (27/5/2022), pencarian kembali dilakukan dengan cakupan 17 km di sepanjang Sungai Aare dari jembatan Tivernal ke pintu air Wohlensee. Metode pencarian menggunakan perahu dan disesuaikan situasi setempat.

Penyusuran dilakukan dari lokasi awal menuju ke area hilangnya kontak. Berikutnya menyusuri sungai sejauh 7 km.

“Pencarian hari ini dimulai 8.30 waktu Swiss atau setengah 2 nanti WIB hingga selesai, hingga cuaca memungkinkan dilakukan proses pencarian, disesuaikan perkembangan di lapangan,” ungkapnya.

Hari ini proses pencarian juga kembali dilakukan mulai pukul 8:30 waktu Swiss. Dengan metode yang lebih insentif termasuk melakukan penyelaman ke dalam sungai.

Muliaman mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi intens dengan pihak kepolisian setempat terkait pencarian Eril. “KBRI menjaga komunikasi riil time dengan pihak kepolisan mendapatkan update informasi yang aktual,” jelasnya.(*/tvOne/CNBC/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.