Jumat, 22 Oktober 21

Anak Mudo Minangkabau Galang Dana untuk Australia

Anak Mudo Minangkabau Galang Dana untuk Australia

Padang, Obsessionnews – Sikap yang ditunjukkan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengungkit bantuan tsunami Aceh 2004, menimbulkan rekasi keras dari  aktivis Anak Mudo Minangkabau (AMM) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pernyataan Tony Abbott mereka sambut dengan aksi penggalangan dana dengan menggelar aksi mengumpulkan koin di sejumlah tempat di Padang untuk disumbangkan ke Australia.

Penggalangan dana itu dilakukan oleh 16 orang di persimpangan Tugu Bagindo Aziz Chan dan Pasar Raya Padang. Mereka mengumpulkan koin yang disumbangkan warga pengguna jalan yang menggunakan roda empat, roda dua, dan pejalan kaki.

Aktivis  Anak Mudo Minangkabau  (AMM) mengumpulkan koin yang disumbangkan warga pengguna jalan
Aktivis Anak Mudo Minangkabau (AMM) mengumpulkan koin yang disumbangkan warga pengguna jalan

Koin yang disumbangkan warga mulai dari Rp 100, Rp 200, Rp 500, Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 10.000. Koin yang terkumpul akan diberikan ke Australia setelah mereka kumpulkan ke perwakilan  aktivis mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh.

Koordinator penggalangan dana Rian Betra Delza mengatakan, penyataan Tony Abbott menimbulkan reaksi keras dari rakyat Indonesia, khususnya aktivis AMM Kota Padang.

“Indonesia sebagai negara kaya harus berani membuktikan kepada dunia, bahwa Indonesia tidak bisa dibeli dengan uang,” katanya di sela-sela pengumpulan koin, Jumat (27/2).

Rian menambahkan, pihaknya akan terus mengumpulkan koin hingga tiga hari ke depan.

Seperti diketahui, Tony Abbott mengungkit-ungkit dana bantuan dari Australia untuk korban tsunami di Aceh tahun 2004, Rabu (18/2). Abbott menilai Indonesia seharusnya “membayar” kemurahan hati Australia itu dengan membatalkan eksekusi dua warga Australia yang divonis mati dalam kasus perdagangan narkoba di Bali, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.