Selasa, 7 Desember 21

Amerika Harus Minta Maaf kepada Pemerintah RI

Amerika Harus Minta Maaf kepada Pemerintah RI
* Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Aktivis Andrianto SIP yang juga Inisiator Garuda Nusantara (GN) Center mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk segera meminta maaf secara resmi dan terbuka kepada Pemeirntah RI atas insiden penolakan kedatangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke negeri Paman Sam tersebut.

“Permintaan maaf itu bukan kepada Gatot, melainkan kepada pemerintah Indonesia, karena Gatot sebagai panglima TNI adalah duta negara dan kepergian dirinya juga berdasarkan atas undangan Kastab Gabungan/Pangab AS,” tegas Andrianto dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/10/2017).

Ia pun menilai, hikamahnya insiden yang dialami Panglima TNI kita ini justeru mendapat perhatian serius dari publik baik dalam maupun luar negeri, lantaran hal itu tidak terlepas dari sikap Panglima TNI yang selama ini diperlihatkan.

“Apapun itu, peristiwa itu menjadi cukup menarik perhatian publik bukan saja dalam tetapi juga luar negeri mengingat Jenderal Gatot tokoh yang personalnya sedang dapat rating tinggi karena sikapnya yang nasionalistik,” tandasnya.

Bahkan dalam insiden tersebut, lanjut Andrianto, hal itu juga menjadi pengingat Rakyat Indonesia atas apa yang pernah disampaikan Presiden RI pertama Bung Karno, bahwa ‘Jika engkau mencari pemimpin, maka carilah yang dibenci, ditakuti atau dicacimaki asing, karena itu yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu di atas kepentingan asing itu, dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuji-puji asing karena itu aka memperdayaimu‘.

“Itu kaitannya sosok Gatot Nurmantyo yang menjadi manifest dari statmen Bung Karno,” ungkap Andrianto. (Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.