Jumat, 5 Juni 20

Amburadul Tangani Covid-19, Presiden Trump Dikecam Obama!

Amburadul Tangani Covid-19, Presiden Trump Dikecam Obama!
* Trump dan Obama

Akibat dinilai amburadul alias tidak mampu menangani krisis pandemi virus Corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS), Presiden Donald Trump dikecam keras oleh mantan presiden AS Barack Obama.

Dalam percakapan video untuk kalangan terbatas, Obama menyebut penanganan pandemi oleh pemerintah AS sebagai “bencana yang sangat amburadul”.

Obama mengatakan hal itu ketika mendorong eks-stafnya agar membantu tim sukses calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, dalam pilpres mendatang, seperti dilaporkan CNN.

Gedung Putih menanggapi pernyataan Obama dengan mengatakan bahwa respons Presiden Trump terhadap pandemi merupakan aksi “yang belum pernah terjadi sebelumnya” sehingga dapat “menyelamatkan nyawa rakyat AS”.

Selama percakapan video, Obama mengatakan pendekatan Trump terhadap pemerintah dalam menanggapi virus corona patut disalahkan.

“Hal itu akan menjadi buruk bahkan dengan langkah terbaik pemerintah,” katanya seperti dikutip dalam percakapan video itu.

“Itu benar-benar bencana yang sangat kacau ketika pola pikir ‘apa untungnya buat saya’ dan ‘persetan dengan orang lain’, diterapkan dalam pemerintahan kita.”

Obama juga mengkritik keputusan pembatalan tuntutan pidana terhadap mantan Penasihat Keamanan Nasional, Michael Flynn.

Hampir 80.000 orang meninggal dunia dan pemerintah AS memastikan lebih dari 1,3 juta kasus – keduanya merupakan yang tertinggi di dunia.

Banyak negara bagian mulai menerapkan karantina wilayah alias lockdown pada Maret lau, namun saat ini sudah mencabutnya, sehingga memungkinkan warga untuk kembali bekerja.

Namun, para pejabat kesehatan memperingatkan pelonggaran itu dapat menyebabkan virus menyebar lebih jauh.

Pendekatan Trump terhadap pandemi ini tidak jelas. Pada Februari lalu dia menolak ancaman pandemi, dengan mengatakan persoalan itu akan hilang dengan sendirinya, tetapi pada pertengahan Maret dia mengakui tingkat keparahannya.

Pada April, dia mengatakan bahwa mengonsumsi cairan disinfektan bisa menjadi pengobatan – ucapan yang ditolak para ahli.

Pekan lalu dia mengumumkan akan mengakhiri kerja gugus tugas virus corona, tetapi kemudian dia mengatakan masa kerjanya akan berlanjut – namun fokus pada pembukaan kembali aktivitas ekonomi.

 

Dalam perkembangan terbaru, tiga anggota gugus tugas penanganan virus corona Gedung Putih melakukan isolasi mandiri selama dua pekan karena kemungkinan terpapar Covid-19.

Dr Anthony Fauci, yang dikenal sebagai simbol melawan virus di AS, adalah salah seorang yang akan masuk ke karantina.

Lembaga yang dipimpinnya, Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan dia “berisiko relatif rendah” terpapar virus tersebut. Anthony Fauci kemudian dinyatakan negatif.

Pria berusia 79 tahun itu akan bekerja dari rumah untuk sementara waktu dan akan diuji secara teratur, kata lembaga itu.

Sekretaris pers Wakil Presiden Mike Pence, Katie Miller, mengatakan istri asisten Trump, Stephen Miller, dinyatakan positif terkena virus itu pada Jumat lalu. (*/BBC News)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.