Minggu, 5 Desember 21

Ambisi Setan Merah Akhiri Rekor Buruk Lawan The Citizens

Ambisi Setan Merah Akhiri Rekor Buruk Lawan The Citizens

Manchester – Musim 2013-2014 Manchester United (MU) menorehkan sejarah buruk dalam Primier League. Di musim itu MU secara mengejutkan terlempar dari empat besar, dan dengan demikian gagal meraih tiket Liga Champions. Padahal di musim sebelumnya, 2012-2013, MU menjadi juara Primier League. Saat itu MU ditangani Alex Ferguson.

Ferguson yang melatih MU sejak 1986 cukup banyak memberikan gelar juara bagi MU di Primier League dan Liga Champions. Di bawah asuhan pria asal Irlandia tersebut Setan Merah – julukan MU – mendominasi  Primier League. Ferguson mengakhiri karier kepelatihannya pada musim 2012-2013 dengan mempersembahkan gelar juara Primier League, menggusur Manchester City.

Ferguson kemudian merekomendasikan David Moyes, pelatih Everton, sebagai penggantinya. Keputusan Ferguson menunjuk Moyes mengejutkan berbagai kalangan. Sebab, Moyestak berprestasi, dan hanya berpengalaman menangani klub papan menengh liga domestik Inggris. Tapi, apa boleh buat, nasi telah menjadi bubur. Moyes pun resmi menangani Setan Merah pada musim 2013-2014.

Di awal bergulirnya Primier League 2013-2014 hubungan Moyes dengan beberapa pemain MU kurang harmonis, terutama dengan Wayne Rooney. Sebelum bergabung dengan MU, Rooney adalah pemain Everton dan pernah konflik dengan Moyes.

Apa yang dikhawatirkan para fans MU terjadi. Di bawah asuhan Moyes keperkasaan MU luntur. Perjalanan MU terseok-seok dan sering kali mengalami kekalahan. Dan hal itu membuat fans MU marah dan menuntut Moyes diganti. Menjelang berakhirnya musim 2013-2014 Moyes dipecat, dan digantikan pemain MU, Ryan Giggs. Namun, pergantian pelatih itu tak banyak menolong MU, karena MU gagal mempertahankan gelar, bahkan tersingkir dari empat besar. MU berada di urutan kedelapan. Sedangkan juara Primier League diraih Manchester City, sementara urutan kedua diduduki Chelsea, diikuti Liverpool, dan Arsenal.

Pada musim 2014-2015 Setan Merah mendatangkan pelatih baru, Van Gaal, yang sukses mengantarkan Belanda juara ketiga Piala Dunia 2014. Van Gaal kemudian merekrut beberapa pemain top dunia untuk memperkuat MU, salah satu di antaranya Di Maria, bintang Argentina yang bermain di Real Madrid.

Perlahan-lahan tapi pasti Van Gaal berhasil membawa MU berada di urutan ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 62 poin dari 31 pertandingan. Arsenal berada di urutan kedua dengan koleksi 63 poin dari 31 pertandingan. Di tangga pertama duduk Chelsea dengan koleksi 70 poin dari 30 pertandingan.

Pekan ini,  Minggu (12/4), MU akan berhadapan dengan Manchester City di Old Trafford, markas MU pada pertandingan lanjutan Primier League. Acara ini akan disiarkan langsung oleh SCTV pukul 22.00 WIB. Manchester City berada di urutan keempat dengan mengoleksi 61 poin dari 30 pertandingan. City menyambangi Old Trafford dengan membawa luka akibat ditaklukkan Crystal Palace 1-2 di Stadion Selhurst Park, London, Senin (6/4/2015). Sementara itu MU dalam penampilan bagus dan senantiasa meraih kemenangan dalam lima pertandingan beruntun.

Derby Manchester ini bakal menarik. MU akan bermain habis-habisan di depan pendukungnya sendiri untuk menaklukkan Manchester City. Striker MU Wayne Rooney mengungkapkan MU bakal bermain maksimal saat melawan Manchester City untuk membuat fans MU gembira.

“Kami ingin memberikan fans MU sesuatu untuk tersenyum ketika mereka pergi bekerja pada Senin pagi. Kami ingin mereka bisa menjadi orang yang bisa bersenda gurau kepada fans Manchester City di kantornya,” kata Rooney.

Di pihak lain, The Citizens – julukan Manchester City – tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, The Citizens meraih kemenangan dari empat pertandingan derbi terakhirnya kontra Setan Merah di ajang Primier League.
Rooney mengatakan Setan Merah berambisi menghentikan rekor buruk tersebut. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.