Sabtu, 25 September 21

Alumni KAMMI Sesalkan Akasi Brutal di Manado

Alumni KAMMI Sesalkan Akasi Brutal di Manado
* Aksi massa yang menolak Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Manado (13/5/2017).

Jakarta, Obsessionnews.com – Menyaksikan beringasnya aksi massa sekelompok anggota ormas berseragam dan terlatih yang membawa senjata tajam di Manado dalam rangka menolak kehadiran Wakil Ketua DPR RI  Fahri Hamzah pada Sabtu (13/5) lalu, maka Pimpinan Nasional Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI), Senin (15/5), menyatakan sikap:

1. Aksi menerobos obyek vital bandara bukan hanya aksi anarkisme saja. Tapi lebih jauh daripada itu, telah menyebabkan rasa malu Sulut dan Bangsa ini karena pandangan internasional dan ketakutan sesama bangsa ini kian menjalar.

2. Aksi penolakan dengan membawa senjata tajam dan membawa simbolisasi hewan serta menebarkan ancaman teror yang dilanjutkan dengan ancaman pembunuhan di media sosial yang terus menyebar hingga kini adalah bentuk brutalisme yang mengabaikan prinsip demokrasi.

3. Aksi massa yang menolak Wakil Ketua DPR RI di Manado (13/5), selain mencoreng kehormatan bangsa ini, juga jauh dari nilai keadaban kita sebagai orang timur yang mengedepankan welas asih, tenggang rasa, dialog dan mengutamakan persaudaraan dan persatuan.

4. Aksi massa itu, selain tidak Pancasilais, juga bisa menyebabkan konflik horisontal yang mengoyak kemanusiaan dan menyebabkan luka tak berkesudahan. Mari kita introspeksi bersama.

5. Keluarga Alumni KAMMI mendesak aparat kepolisian untuk menangkap provokator yang menyebarkan informasi palsu (hoax) dibalik penolakan kunjungan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Provokosi kepada rakyat untuk memecah belah bangsa adalah kejahatan serius yang harus kita lawan bersama.

6. Keluarga Alumni KAMMI menyerukan agar pemimpin dan tokoh bangsa ini menjembatani rekonsiliasi nasional. Persatuan bangsa ini telah mencapai kegentingan yang harus disikapi segera.

“Segera bersuaralah Presiden Jokowi. Serukanlah persatuan nasional!. Polarisasi politik dan anarkisme massa yang anda biarkan terjadi dimana-mana, sesungguhnya merupakan ancaman serius bagi keutuhan bangsa ini,” tandas Sekjen KA KAMMI, Rahmantoha Budiarto. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.