Rabu, 12 Agustus 20

Alhamdulillah, Dua WNI Terancam Hukuman Mati Berhasil Dipulangkan

Alhamdulillah, Dua WNI Terancam Hukuman Mati Berhasil Dipulangkan
* Siti Nurbaya asal Brebes, Jawa Tengah berhasil ketemu dengan keluarganya di Tanah Air. (Foto Dokumen Kemenlu)

Jakarta, Obsessionnews.com -Kinerja Kementerian Luar Negeri (Kemlu) patut diapresiasi. Sebab dua WNI yang sempat terancam hukuman mati di Malaysia berhasil dipulangkan ke Indonesia. Kepulangan dua WNI tersebut diresmikan melalui serah terima kepada pihak keluarga yang berlangsung di Kemlu pada Kamis (17/1/2019). Alhamdulillah.

Kedua WNI yang berhasil diselamatkan dari hukuman mati itu adalah Siti Nurbaya asal Brebes, Jawa Tengah, dan Mattari asal Bangkalan, Madura. Mereka berhasil lepas dari ancaman hukuman mati setelah pihak pembela berhasil menguatkan hakim bahwa mereka tidak bersalah atas tuduhan yang diberikan.

Siti Nurhidayah terlibat dalam kasus narkoba. Ia ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit dari Guangzhou di Penang. Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI menguatkan dugaan bahwa Siti adalah korban penipuan.

Dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang mengetahui dan bersaksi bahwa Siti adalah korban. Ia lalu dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

Sementara itu, Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di Selangor, Malaysia. Ia dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang WN Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Gooi & Azzura, berhasil meyakinkan hakim bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, khususnya karena tidak ada saksi yang melihat atau mengetahui langsung kejadian tersebut.

Pada 2 November 2018, Hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam membebaskan Mattari dari semua tuduhan. Namun izin kepulangan Mattari baru diperoleh dari Imigrasi Malaysia pada 8 Januari 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap 2 kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap. Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin,” kata Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhamad Iqbal melalui keterangan resmi pada Jumat (18/1/2019).

Sejak 2011, terdapat 442 WNI terancam hukuman mati di Malaysia. 308 WNI berhasil diselamatkan dari hukuman mati, sementara 134 lainnya masih dalam proses peradilan. (Albar)

 

Baca juga:

Tiga WNI Dikabarkan Diculik Pembajak di Perairan Kongo

WNI Kembali Diculik, Kharis Minta Perjanjian Patroli Trilateral Dievaluasi

Ketua Komisi I DPR Kritik Israel yang Melarang WNI ke Yerusalem

Bebas, Dua WNI Tersandera di Filipina Selatan

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.