Minggu, 28 November 21

Alasan Lain Diajukannya Hak Angket Untuk Menkumham

Alasan Lain Diajukannya Hak Angket Untuk Menkumham

Jakarta, Obsessionnews – Bendahara Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Bambang Soesatyo mengungkapkan alasan lain, mengapa Partainya bersama Koalisi Merah Putih ngotot mengajukan hak angket untuk Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, terkait keputusannya mengesahkan Partai Golkar versi Munas Ancol dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI kubu Aburizal Bakrie ini mengaku, pengajuan hak angket bukan semata-mata menjaga demokrasi yang dianggap telah dikebiri oleh Yasonna Laoly. Tapi, disisi lain, Golkar bersama KMP ingin menjaga timbulnya, konflik horizontal di akar rumput antara Partai Golkar kubu Aburizal, dan Partai Golkar kubu Agung Laksono.

‎”Ini demi menjaga konflik horizontal yang terjadi antara simpatisan Partai Golkar yang terbelah,” ujar Bambang yang juga Anggota Komisi III (Hukum) DPR RI dalam pesan singkatnya, Senin (30/3/2015).

Menurut Bambang, konflik Horizontal itu terjadi, karena mereka para pendukung Ab‎urizal dan Agung Laksono, dikhawatirkan akan berebut legalitas menjelang dilaksanakannya pemilihan kepala daerah yang tahapanya akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Demikian, juga terhadap PPP, Bambang meyakini akan terjadi masalah yang sama.

Bentrokan PPP bisa terjadi antara simpatisan PPP kubu Romahurmuziy dengan PPP kubu Djan Faridz. Dengan begitu, kata Bambang, koflik Golkar dan PPP akan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban umum. Karenanya, untuk mencegah adanya meluasnya konflik kepada seluruh masyarakat luas, Bambang beralasan, hak angket itu perlu digulirkan.

Terlebih kata dia, Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, dan PPP kubu Djan Faridz masih mengajukan gugatan baru ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Artinya lanjut Bambang, proses hukum masih belum selesai, sehingga perlu upaya lain yang ditempuh oleh anggota DPR dengan mengajukan hak angket. ‎”Jadi proses hukumnya juga belum selesai,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.