Rabu, 8 Februari 23

Alasan Arifin Ilham Tangguhkan Penahanan Pengibar Bendera

Alasan Arifin Ilham Tangguhkan Penahanan Pengibar Bendera
* KH Arifin Ilham siap menjadi jaminan untuk menangguhkan penahanan Nurul Fahmi.

Jakarta, Obsessionnews.com – Nurul Fahmi yang merupakan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang kedapatan membawa bendera merah putih dengan tulisan arab saat berdemo di Mabes Polri pada Senin (16/1/2017) lalu, kini telah dibebaskan dari tahanan.

Kebebasannya tersebut atas jaminan dari Pemimpin  Majelis Az-zikra  Ustadz Arifin Ilham. Sambil terbata-bata karena rasa harunya, Nurul mengucapkan rasa terima kasih kepada Arifin yang telah menjadi penjaminnya agar dia bisa dilepaskan dari tahanan.

“Terima kasih buat guru saya tercinta ustaz Arifin Ilham, yang telah menjamin saya. Semua ini berkah dari Al quran,” ujar Nurul di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

Nurul juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian yang telah mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya. Ia mengaku diperlakukan dengan baik selama mendekam empat hari di hotel prodeo itu.

“Pak Kapolri terima kasih atas penangguhan, Pak Kapolda, Pak Kapolres, Pak Kasat, Pak Kanit dan semua bapak penyidik yang telah kooperatif pada saya, sahabat- sahabat saya yang di manapun berada terima kasih atas doa segalanya untuk saat ini,” katanya.

Ini alasan Arifin memberikan tangguhan penahanan kepada Nurul

Arifin menjelaskan, awal mula bersedia membantu Nurul mendapatkan penangguhan penahanan karena rasa kemanusiaan.

“Melihat anak beliau yang yang baru lahir, istri dan beliau juga orang yang senang menghafal Al Quran, jadi tersentuhlah,” kata Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan.

Setelah Arifin berkomunikasi dengan keluarga Nurul, Arifin menghadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk membicarakan kemungkinan mengabulkan permohonan penangguhan yang diajukan keluarga Nurul. Arifin bersedia menjadi penjaminnya.”Datang ke Jenderal Tito memohon kebijakan Polri untuk menangguhkan tahanan pada Nurul, dan alhamdulillah diterima oleh beliau,” kata dia.

Menurut Arifin tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan Nurul ketika menulisi bendera Merah Putih dengan huruf Arab.”Hidup dengan semangat keislaman dan tidak ada niat untuk memprovokasi dan sebagainya tadi,” kata dia.

Setelah penangguhan penahanan dikabulkan, Arifin berpesan agar Nurul yang berprofesi sebagai guru ngaji tetap fokus mengajari anak-anak membaca dan menghafal Al Quran.

Ternyata, dukungan rasa syukur netizen atas dikabulkannya penangguhan penahanan terhadap Nurul juga diserukan di media social (medsos) disebuah akun Twitter. Kicau Akun Twitter @mahendradatta bersyukur atas bebasnya Nurul.

@mahendradatta :Alhamdulillah Saudara kita Nurul Fahmi ditangguhkan penahanannya,dijemput langsung Al Ustad Arifin Ilham,” tulis @mahendradatta dalam akun Twitternya.

Setelah penangguhan penahanan itu, Nurul kini telah kembali ke keluarganya. Setelah tiga malam ditahan di Polres Jakarta Timur terkait tulisan tauhid pada Bendera Merah Putih yang dibawanya ketika aksi di Mabes Polri. Banyaknya sahabat, kolega dan tetangga Nurul datang menjenguk. Hal itu menunjukan bahwa Nurul merupakan orang yang tidak memiliki‎ masalah secara sosial. (Purnomo)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.