Jumat, 9 Desember 22

Alasan Akom Dukung Novanto di Menit Akhir

Alasan Akom Dukung Novanto di Menit Akhir

Jakarta, Obsessionnews – Ade Komarudin (Akom) memutuskan untuk mundur dari bursa pencalonan ketua umum Golkar, dan beralih mendukung Setya Novanto. Padahal, ‎Akom punya peluang untuk lanjut di putaran ke dua.

Akom beralasan, dirinya tidak lanjut ke putaran ke dua, karena ‎ia ingin musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar menjadi media rekonsiliatif. Ia berkilah, bahwa apabila dipaksakan dirinya maju, maka tidak menutup kemungkinan akan ada konflik baru.

“Kalau saya melanjutkan saya pikir tidak akan rekonsiliatif,” kilah Akom di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Selasa (17/5/2016)

Menurut Akom, di negara demokrasi ini, perlu diputuskan sikap-sikap yang rendah hati, dan berjiwa besar. Sebab jika tidak, demokrasi justru akan menimbulkan perpecahan.

“Demokrasi bukan lah untuk bercerai-berai. Kita harus mengendalikan demokrasi dengan baik,” kilah Ade lagi.

Politisi Golkar yang jadi Ketua DPR RI ini mengatakan, dukungannya terhadap Novanto tidak lain adalah bentuk kecintaanya kepada Golkar agar tidak terpecah. Ia merasa masih ada waktu untuk menjadi ketua umum untuk periode kedepan.

“Saya kira saya lebih mudah dari Pak Novanto, saya 50 tahun, Pak Novanto 60 tahun. Masih ada kesempatan bagi di masa yang akan datang,” kilahnya pula.

Setya Novanto secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2014-2019 melalui Munaslub di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa pagi.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, kita tetapkan pak Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar,” ucap Ketua Sidang Munaslub Nurdin Halid di arena Munaslub di Nusa Dua Bali. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.