Jumat, 9 Desember 22

Al Khattath Launching GISS di Tangsel

Al Khattath Launching GISS di Tangsel
* Ustadz Muhammad Al Khattath melaunching GISS di Tangsel, Kamis (17/8/2017).

Tangsel, Obsessionnews.com – Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS) kembali menggelar sholat subuh berjamaah di Masjid Asy-arif Al-Azhar, BSD, Tangerang Selatan, Kamis (17/8/2017).

Selain menggelar shalat subuh berjamaah, GISS juga melakukan launching untuk memperkenalkan kepada masyarakat akan kehadiran suatu gerakan yang peduli akan sholat subuh berjamaah. GISS yang dipimpin oleh Muhammad Al Khattath ini memiliki keinginan agar sholat subuh berjamah bisa seperti sholat Jumat yang penuh dengan jamaah.

Usamah Hisyam selaku Sekretaris GISS mengucapkan terima kasih kepada Al Khattath yang sudah bisa hadir dalam rangka pencanangan GISS kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dan dia juga bersyukur karena sudah banyak Masjid yang berminat dengan apa yang di gagas oleh Al-Khattath ini.

“GISS baru dua pekan lalu disosialisasikan. Alhamdulillah sampai hari ini sudah hampir seratus masjid di seluruh Indonesia yang mendaftar untuk melaksanakan Indonesia sholat subuh,” ujar Usamah

Selain itu dia berjanji setelah GISS disosialisasikan ke seluruh Indonesia akan menggelar deklarasi tingkat nasional. “Karena ketua GISS sudah mencanangkan Insya Allah pada tahun 2020 seluruh sholat subuh jamaah di Masjid sudah seperti sholat jumat yang ada di masjid seluruh Indonesia, ” ungkapnya.

Sebagai Ketua Umum Persudaraan Muslim indonesia (Parmusi) Usamah mendukung penuh kehadiran GISS yang dipimpin oleh Al Khattath.

“Sebagai Ketua Umum Parmusi saya ingin mencanangkan GISS, karena di sini banyak kader Parmusi  saya lihat pengurus tingkat kabupaten/kota di Tangerang hadir, juga pengurus kecamatan.   Parmusi mendukung penuh GISS yang dipimpin Ustadz Muhammad Al Khattath dan saya sebagai Sekretaris Nasional GISS, ” tegasnya.

Tidak lupa Usamah juga menyinggung terkait keadaan Indonesia yang kompleks akan tingkat kemiskinan, pencurian, perampokan, korupsi dan upaya-upaya menjauhkan negara dari Islam. Untuk itu, kata Usamah, dalam mengatasi permasalahan seperti itu perlu adanya solusi, yaitu dengan GISS ini.

“Allah sudah berjanji pada orang-orang yang soleh akan diberikan pemimpin yang beriman dan diberikan pemimpin yang memilik iman yang takwa serta memiliki kekuasaan di muka bumi. jadi pemimpin hanya akan hadir bilamana rakyatnya benar-benar soleh. Salah satu indikator kesolehan umat Islam di muka bumi adalah bersholat subuh jamaah,” tandasnya.

Dia menambahkan, jangan bicara Islam jika tidak melakukan sholat subuh berjamaah.

“Oleh karena itu target kita dengan GISS insya Allah 2019 nanti seluruh pemimpin daerah dari kabupaten/kota, gubernur hingga presiden adalah datang dari masjid, dan yang akan memilih itu semua adalah kita,” pungkasnya.

Sebelumnya pada 4 Agustus 2017 tokoh ulama dan aktivis Islam Jabotabek melakukan musyawarah untuk membentuk suatu gerakan yang dinamakan GISS. Meski baru, peminat untuk bergabung dengan GISS sudah banyak dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, meskipun pembentukan GISS belum sampai sepekan dan belum dicanangkan secara nasional, tetapi minat masjid-masjid di berbagai daerah untuk bergabung dalam GISS cukup tinggi,” ungkap Usamah

Sekarang saja baru lima hari dibentuk, sudah puluhan masjid dari berbagai daerah siap bergabung untuk terlibat dalam GISS.

Tugas utama GISS adalah menjalin kerja sama dengan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM),  lembaga-lembaga Islam untuk bersama-sama mengajak, mengimbau, dan menggerakkan umat Islam agar menegakkan sholat subuh berjamaah. (Iqbal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.