Sabtu, 20 Agustus 22

Al Khaththath Tegaskan Pemimpin 2019 Harus Muslim

Al Khaththath Tegaskan Pemimpin 2019 Harus Muslim
* Sekjen Forum Ulama Indonesia Muhammad Al-Khaththath.

Jakarta, Obsessionnews.com – Front Pembela Islam (FPI) merayakan hari jadi atau milad yang ke-19 tahun di Stadion Muara Kamal, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (19/8/2017)

Dalam perayaan milad FPI yang ke-19 turut dihadiri oleh Sekjen Forum Ulama Indonesia Muhammad Al-Khaththath. Dan dia diberikan kesempatan untuk memberikan pidato di hadapan kader FPI.

Dalam pidatonya, dia menyinggung agar di 2019 pemimpin Indonesia harus dari muslim.

Dia juga menuturkan seandainya pada 2019 nanti negara di ujung tanduk, maka dirinya menanyakan apakah umat Islam akan menyelamatkan negara atau tidak. Untuk menyelamatkan itu, kata dia, maka harus ada pemimpin yang kuat.

“Semoga pemimpin itu ada di antara saudara-saudara. Oleh karena itu saya menyerukan persatuan dan kesatuan umat Islam di seluruh wilayah,” kata Al Khaththath dalam pidatonya tersebut.

Pada 2019 Indonesia akan menggelar Pemilu Presiden setelah pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memimpin negara ini sejak Oktober 2014.

Al Khaththath mendoakan agar Indonesia diberikan pemimpin muslim yang diberikan ridho dari Tuhan. Dia juga meminta agar diberikan pemimpin yang dapat dipercaya.

Selain itu dalam perayaan ulang tahunnya. FPI juga mendeklarasikan gerakan salat subuh berjemaah.

Deklarasi itu tersebut dipimpin langsung oleh pembawa acara di lokasi. Massa yang hadir kemudian mengikuti ucapan tersebut secara bersama-sama.

Berikut ini isi deklarasi gerakan salat subuh dalam milad ke-19 FPI:

Kami umat Islam yang pagi hari ini berkumpul di dalam acara milad FPI ke-19 tahun 2017 ini menyatakan bertekad dan bercita-cita:

1. Senantiasa melaksanakan salat subuh berjemaah;

2. Mengajak keluarga, saudara, tetangga, kawan-kawan untuk melaksanakan salat subuh berjemaah dan memakmurkan masjid-masjid kita sepanjang 5 waktu;

3. Bertekad dan bercita-cita bahwa pada tahun 2020 subuh di Indonesia seperti salat Jumat. Untuk itu, kami bertekad untuk mendukung dan bahu-membahu dalam gerakan Indonesia salat subuh dan gerakan-gerakan subuh lainnya untuk melanjutkan gerakan salat subuh berjemaah dan menyongsong keberkahan dan keamanan serta kesentosaan dari Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan keikhlasan dan jiwa istikamah kepada kami semuanya. (Iqbal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.