Sabtu, 23 Oktober 21

Akui Salah Tulis Singkatan BIN, Setneg Minta Maaf

Akui Salah Tulis Singkatan BIN, Setneg Minta Maaf

Jakarta, Obsessionnews – Kementerian Sekretariat Negara mengakui adanya kesalahan penulisan singkatan dalam undangan pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Panglima TNI. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Djarot Sri Sulistyo pun menyampaikan permohonan maaf.

“Kementerian Sekretariat Negara akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan administrasi di lingkungan Lembaga Kepresidenan,” ujar Djarot melalui siaran persnya, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Setelah menyadari adanya kesalahan teknis penulisan pada undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI, Djarot mengambil langkah cepat dengan menarik seluruh undangan yang telah disebar dan menggantinya dengan penulisan yang benar.

“Penulisan yang benar adalah Kepala Badan Intelijen Negara, sesuai dengan undangan yang telah dikirimkan kembali kepada tamu/pejabat yang diundang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan di dalam surat undangan ada kesalahan tulis yang sangat elementer. BIN ditulis singkatan dari Badan Intelijen Nasional, bukan Badan Intelijen Negara. Surat undangan dibuat dan diedarkan oleh dan atas nama Menteri Sekretaris Negara.

Pada bagian atas undangan nampak lambang Garuda sebagai kop surat, di bagian kiri surat ada cap resmi Setneg, nomor kontak untuk konfirmasi kehadiran di pojok kiri bawah dan pemberitahuan soal pakaian yang dikenakan undangan di pojok kanan bawah surat. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.