Rabu, 16 Oktober 19

Aktivis 98 Harus Ambil Bagian dalam Kekuasaan

Aktivis 98 Harus Ambil Bagian dalam Kekuasaan
* Direktur Eksekutif Indonesian Publik Institute (IPI) Karyono Wibowo. (Foto: Kapoy/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Direktur Eksekutif Indonesian Publik Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, dengan segala keterbatasannya aktivis 98 dalam mendorong gerakan reformasi untuk menjadikan masyarakat sejahtera masih belum maksimal.

 

Baca juga:

Saatnya Aktivis 98 Lakukan Konsolidasi Masuk Pemerintahan

Saatnya Aktivis 98 Berperan dalam Pemerintahan

Aktivis 98 Yakin Jokowi Torehkan Sejarah Politik di Indonesia

 

Hal tersebut dikarenakan ketika pasca reformasi aktivis 98 menyerahkan agenda reformasi kepada pihak yang tidak memiliki spirit yang sama untuk mewujudkan cita-cita reformasi.

“Bahkan yang terjadi kerap kali kita saksikan reformasi sering kali dibajak oleh kaum kontra reformasi,” ujar Karyono usai dialog publik rangkaian peringatan 21 Mei 1998 yang bertajuk ‘Reformasi Berhasil Atau Tidak?’ di Kopi Bang Prend, Graha Pena 98, Jl Kemang Utara, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

“Sering terjadi saat ini kalangan reformasi melawan kontra reformasi,” tambah Karyono.

Dia mencontohkan, pendukung orde baru sampai saat ini masih bercokol, baik itu di partai politik, atau melalui jalan kekuasaan.

“Jadi di setiap pemerintahan orang-orang orde baru masih ada,” ungkap pengamat politik ini.

Menurut dia, reformasi selama 21 tahun itu berjalan seperti auto pilot, tidak tahu arahnya ke mana. “Nah itulah pengertian yang menghambat cita-cita reformasi,” ungkap Karyono.

Oleh karena itu, belajar dari reformasi 98 sampai sekarang, tidak bisa lagi agenda-agenda reformasi dilepaskan kepada pihak-pihak penguasa yang tidak memiliki spirit yang sama dengan cita-cita reformis 98.

Oleh sebab itu, aktivis 98 harus mengambil bagian dalam kekuasaan itu untuk sama-sama mengawal reformasi dari dalam.

“Kalau tidak dikawal dari dalam, maka nanti hasilnya sama dengan reformasi 98 sampai saat ini. Reformasi berjalan kayak undur-undur. Oleh karena itu harus masuk,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.