Minggu, 25 September 22

Aksi Perampokan dan Kekerasan Terjadi di SD

Aksi Perampokan dan Kekerasan Terjadi di SD

Subang – Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) ‘Alamy di Cadika RT 42/05 Kelurahan Dangdeur, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Menurut kesaksian penjaga sekolah, Masadi Mas’ud, Minggu (18/1) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB ia mendengar suara pintu didobrak. Saat itu pelaku yang berjumlah 4 orang memerintahkan dirinya supaya tiarap, selanjutnya diikat dengan tali. Mata dan mulutnya dilakban. Namun, Masadi berhasil melepaskan diri dan meminta bantuan ke kantor sebelah.

“Setelah berhasil melepaskan tali, saya merangkak keluar memastikan tidak ada pelaku yang melihat saya. Saya langsung lari ke kantor sebelah dan minta tolong,” jelas Masadi kepada Obsessionnews.com, Minggu (18/1).

Setelah itu Masadi bersama teman kembali ke kantor sekolah atau tempat kejadian perkara (TKP) dengan berbekal batu di tangan. “Tapi di kantor sekolah suasana sudah berantakan,” tuturnya.

Akibat aksi perampokan tersebut sekolah menderita kerugian sekitar Rp 30 juta yang terdiri dari 2 unit infokus, 2 unit komputer jinjing, 1 unit televisi 40 inch merk LG, 1 unit handycam dan 1 unit kamera saku baru merk Sony.

Sementara itu Kepala SDIT ‘Alamy Munandar Hilmi menjelaskan, kejadian ini merupakan yang kelima kali. “Kami beberapa kali kehilangan. Dugaan kami pelakunya komplotan yang sama yang tahu situasi sekolah,” ujarnya.

Kini kasus tersebut ditangani oleh Polres Subang. (Teddy Widara)

 

Related posts