Selasa, 27 September 22

Aksi ‘Nyala untuk Yuyun’ Kembali Digelar di Tugu Muda

Aksi ‘Nyala untuk Yuyun’ Kembali Digelar di Tugu Muda

Semarang, Obsessionnews – ‘Nyala untuk Yuyun’. Jargon ini lagaknya masih berkobar di berbagai daerah, termasuk Kota Semarang. Kali ini sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI Semarang menggelar aksi simpatik di bundaran Tugu Muda, sebagai simbol solidaritas korban kekerasan seksual.

Di bawah guyuran rintik hujan, para remaja itu membentangkan spanduk dan membagiikan stiker kepada pengendara yang berhenti di belakang garis. Tak hanya itu, mereka juga berorasi agar masyarakat ikut mendorong pemerintah menuntaskan kasus-kasus kekerasan seksual selama ini.

Koordinator Aksi, Najla Annisa, mengatakan kasus Yuyun layaknya fenomena gunung es. Kasus tersebut membuka mata bahwa tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tak hanya terjadi di kota besar, namun juga di kota-kota lain seperti Semarang.

“Penuturan Menteri Sosial di salah satu pertemuan nasional menyebutkan salah satu pemicu utama kekerasan pada perempuan dan anak adalah pornografi dan minuman keras yang kurang diawasi peredarannya,” kata Najla kepada Obsessionnews.com, Rabu (25/5/2016).

Pihaknya mengamini hal tersebut. Termasuk pula internet dan game serta TV  yang begitu mudah menayangkan konten pornografi, dinilainya berdampak besar terhadap rusaknya moral anak-anak bangsa Indonesia.

“Kami memandang hal itu mencederai asas demokrasi, HAM dan Undang-undang Dasar 1945,” ujarnya.

Melalui aksi ini ia bersama kawan-kawannya menuntut agar pemerintah segera menyusun RUU Anti Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan. Selain itu, mereka juga meminta supaya seluruh situs pornografi di internet dapat ditutup dengan segera karena bisa memicu kasus-kasus seperti Yuyun.

“Pemerintah Indonesia, khususnya Semarang, harus lebih tegas dalam mengawasi minuman keras. Karena itu salah satu faktor pemicu munculnya pelaku kekerasan seksual,” tandasnya.

Aksi berlangsung selama kurang lebih dua jam. Usai membagi-bagi stiker dan berorasi, mereka lantas pulang dengan tertib. (Yusuf IH, @HanggaraYusuf)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.