Rabu, 10 Agustus 22

Akselerasi Digitalisasi Pasar Asuransi di Indonesia, BCP Jalin Kemitraan dengan ZA Tech

Akselerasi Digitalisasi Pasar Asuransi di Indonesia, BCP Jalin Kemitraan dengan ZA Tech
* Ilustrasi klaim asuransi oleh pemegang polis (Foto : Galeri)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Bumi Cakrawala Perkasa (BCP), perusahaan induk OVO (PT Visionet Internasional) dan ZA Tech, anak perusahaan ZhongAn Online P&C Insurance Co. Ltd. yang berfokus pada penyediaan teknologi untuk pasar internasional, hari ini mengumumkan pembentukan perusahaan patungan (joint venture) yang bertujuan menciptakan platform teknologi asuransi (insurtech) di Indonesia. Kemitraan ini dilakukan untuk mempercepat digitalisasi industri asuransi serta meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

Penetrasi asuransi di Indonesia tergolong masih sangat rendah, yaitu hanya sebesar 1,7% dari lebih dari 265 juta orang Indonesia yang saat ini dilindungi oleh asuransi swasta. Di sisi lain, Indonesia juga merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN, dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat rata-rata di atas 5% dalam tiga tahun terakhir.

Melihat potensi tersebut, kemitraan antara BCP dan ZA Tech diharapkan menjadi katalis bagi pasar asuransi Indonesia dalam mendorong adopsi teknologi asuransi atau yang lebih dikenal sebagai insurtech. Dengan memanfaatkan insurtech, perusahaan asuransi akan lebih mudah untuk mendigitalisasi produk mereka, dimana proses back-end yang manual dapat diotomatisasi dan hitungan premi yang rumit menjadi jauh lebih sederhana. Hal ini memungkinkan perusahaan asuransi untuk dapat menawarkan produk asuransi digital dengan lebih cepat dan lebih terjangkau, sehingga pada akhirnya dapat mengakselerasi transformasi digital industri asuransi di Indonesia.

“Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan pemimpin global di bidang insurtech yang memiliki pengalaman dalam banyak kemitraan. Melalui kemitraan ini, kami percaya bahwa kita dapat  bersama-sama mendorong transformasi digital di Indonesia untuk perusahaan asuransi, sehingga mempercepat adopsi asuransi di Indonesia. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Bill Song dan belajar bersama dengan ZA Tech, untuk mencapai visi kami bersama dalam memajukan inklusi keuangan,” jelas Jason Thompson, Presiden Direktur BCP dalam keterangannya, Selasa (22/12/2020).

Sementara itu Bill Song, CEO ZA Tech percaya bahwa sinergi dengan BCP akan memungkinkan perusahaannya untuk tumbuh bersama dengan perusahaan asuransi lokal dan mendukung percepatan transformasi digital untuk industri asuransi di Indonesia. Dengan menggunakan platform insurtech yang dibangun oleh BCP dan ZA Tech, perusahaan asuransi akan dapat mendigitalisasi penawaran konvensional mereka, sehingga dapat memberikan produk dan layanan secara lebih efektif kepada masyarakat dalam rangka mempercepat transformasi digital di pasar asuransi Indonesia yang sangat besar

“Rendahnya kesadaran akan manfaat dan peran asuransi sebagai alat perlindungan, tabungan dan manajemen aset di Indonesia adalah suatu tantangan yang ingin kami tangani. Pandemi saat ini semakin menyoroti pentingnya asuransi untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami yakin bahwa kerja sama dengan BCP ini akan mempercepat adopsi asuransi digital dan memungkinkan akses yang mudah serta aman ke layanan asuransi digital bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.