Minggu, 12 Juli 20

Akhirnya Keinginan Adul Bertemu Jokowi Terwujud

Akhirnya Keinginan Adul Bertemu Jokowi Terwujud
* Presiden Joko Widodo menggendong Mukhlis Abdul Holik yang akrab disapa Adul acara pada puncak peringatan Hari Penyandang Disabilitas (HDI) 2018 yang diselenggarakan Kementerian Sosial RI di Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/12/2018). (Foto: Humas Kemensos)

Jakarta, Obsessionnews.com  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggendong Mukhlis Abdul Holik yang akrab disapa Adul, penyandang disabilitas asal Sukabumi berusia 8 tahun yang duduk di kelas 3 SDN X Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hal ini terjadi saat  Jokowi menghadiri  acara puncak peringatan Hari Penyandang Disabilitas (HDI) 2018 yang diselenggarakan Kementerian Sosial (Kemensos) di Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/12/2018).

Dalam gendongan Jokowi, Adul yang untuk menuju ke sekolah harus berjalan merangkak sepanjang 3 kilometer ini tampak tersenyum. Sesekali mereka mengobrol dan tertawa. Adul telah lama memendam keinginan bertemu Jokowi  dan ingin menyampaikan cita-citanya.  Apa yang diinginkan Adul itu akhirnya terwujud .

Jokowi dan Adul kemudian menghampiri kerumunan penyandang disabilitas  yang telah menunggu untuk berfoto bersama. Setelah itu Jokowi yang didampingi Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita juga mengunjungi sejumlah gerai layanan penyandang disabilitas dan berdialog dengan para pekerja sosial.

“Saya berpesan kepada para penyandang disabilitas untuk selalu percaya diri meraih prestasi. Saya tanya Adul minta apa? Dia bilang minta sekolah dari SD sampai kuliah. Semangat seperti ini yang harus terus kita tumbuhkan. Kita tingkatkan,” kata Jokowi seperti dikutip obsessionnews.com dari siaran pers Humas Kemensos.

Jokowi mengatakan, pemerintah memberi wadah dan ruang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat secara aktif dalam pembangunan. Hal ini juga telah diamanatkan dalam undang-undang. Dalam pidatonya di hadapan ribuan penyandang disabilitas Jokowi meminta kepada Menteri Sosial untuk mendirikan pabrik yang kelak dapat mempekerjakan dan dikelola oleh para penyandang disabilitas.  (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.