Kamis, 30 Juni 22

Akhirnya, IHSG Dibuka Menguat Tipis

Akhirnya, IHSG Dibuka Menguat Tipis

Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pagi ini di tengah bursa saham regional melemah. Pada pra pembukaan perdagangan saham, Jumat (12/9/2014), IHSG naik tipis 2,07 poin atau 0,04 persen menjadi 5.135,10.

Penguatan indeks saham ini berlanjut hingga pukul 09.00 WOB. IHSG naik 3,3 poin atau 0,06 persen menjadi 5.136,3. Indeks saham LQ45 melemah menjadi 869,01.

Sebagian besar indeks saham acuan cenderung menguat pada pagi ini.  IHSG sempat berada di level tertinggi 5.138,53 dan terendah 5.134,83 di awal perdagangan saham. Penguatan indeks saham didukung 73 saham berada di zona hijau. Sementara itu, 26 saham melemah. Sedangkan 59 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sebanyak 3.961 kali dengan volume perdagangan saham 151,14 juta saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 156,14 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham keuangan turun 0,47 persen. Sektor saham aneka industri naik 0,56 persen, sektor saham infrastruktur mendaki 0,42 persen, dan sektor saham consumer goods menguat 0,27 persen.

Berdasarkan data RTI, investor asing masih melakukan aksi jual. Investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 33 miliar. Sementara itu, pemodal lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 34 miliar.

Pada pagi ini yang menggerakkan indeks saham dan mencatatkan untung antara lain saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 2,42 persen menjadi Rp 6.350 per saham, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menguat 1,86 persen menjadi Rp 1.095 per saham, dan saham PT BW Plantation Tbk (BWPT) mendaki 1,58 persen menjadi Rp 965 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menekan indeks saham antara lain saham PT AKR Corporindo Tbk turun 1,43 persen menjadi Rp 5.175 per saham, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) tergelincir 1,34 persen menjadi Rp 735 per saham, dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah 1,11 persen menjadi Rp 15.525 per saham.

Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza menuturkan, IHSG cenderung bergerak flat memfaktorkan pergerakan bursa regional dan crude palm oil (CPO). Namun saham perkebunan berpotensi menguat seiring penguatan harga CPO yang signifikan kemarin.

Keputusan DPR mengenai Pilkada akan diputuskan pada 25 September. Apabila pilkada diputuskan melalui DPRD maka akan cenderung dipandang negatif oleh pasar.

Sementara itu, rupiah pagi ini bergerak flat di kisaran Rp 11.832 per dolar Amerika Serikat (AS). Sentimen di bursa saham AS turut membawa IHSG dibuka menguat tipis pagi ini. (Antara)

Related posts