Sabtu, 2 Juli 22

Akan Didemo FPI, Ahok: Biasa Saja

Akan Didemo FPI, Ahok: Biasa Saja

Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) akan melakukan aksi besar-besaran penolakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berpusat di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Siriih  Jakarta Pusat pada hari Rabu (24/9) dari pukul 09.00 Pagi.

Sekretaris Jenderal FPI DPD DKI Jakarta, Habib Novel Bamuimin, berjanji akan membeberkan 20 dosa Ahok dalam aksi besar-besaran untuk menolak Ahok tersebut. 20 dosa besar itu, kata dia, terkait kebijakan Ahok yang dianggap merugikan umat Islam. Salah satunya terkait sikap Ahok yang dianggapnya kerap menuai kontroversi dan kebijakannya yang dianggap selalu berlawanan dengan umat Islam.

“Kita udah kumpulin 20 dosa-dosa Ahok yang nantinya kita serahin ke DPRD. Saat ini sih Fraksi Hanura udah menerima itu,” ujar Habib Novel saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (22/9/2014).

Aksi akbar penolakan terhadap Ahok untuk menduduki jabatan Gubernur DKI, Habib Novel mengklaim telah mengajak seluruh umat Islam di Jakarta. “Mulai dari habaib, kiai, ormas Islam, ormas betawi, majelis ta’lim. Pokokknya semua yang tergabung dalam Forum Umat Islam,” ungkapnya.

Habib Novel menambahkan, Ahok bukanlah Gubernur terpilih karena bisa menang karena peran kepopuleran Joko Widodo yang dianggap bisa membela rakyat.

Sementara itu, Ahok sendiri menanggapi santai ancaman FPI yang akan melakukan aksi besar-besaran menolak pelantikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta nanti.

“Biasa-biasa saja. Aku juga tolak FPI,” ujar Ahok di Balaikota Jakarta.

Bahkan Ahok membolehkan demo yang akan digelar FPI asalkan sudah mengantongi izin dari pihak kepolisian. Namun dia menyayangkan jika demo yang akan digelar FPI terkait pelantikan dirinya nanti hanya karena berdasarkan isu SARA.  Jika nantinya terbukti demo penolakan itu dilandasi alasan SARA, kata Ahok, maka bisa terkena pidana.

“Ya kan itu ada Undang-Undangnya. Kalau mereka bicara ngancam masalah agama atau ras, itu bisa dipidanakan. Kita tunggu saja. Ada bukti soal ras dan agama, kita nggak beri ampun,” ungkapnya.

FPI diketahui akan menggelar demo besar-besaran pada Rabu (24/9) ke DPRD Jakarta untuk menolak pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mereka beralasan menolak karena Ahok dinilai arogan dan tidak memiliki sifat kepemimpinan untuk membangun Jakarta. (Pur)

 

Related posts