Minggu, 9 Agustus 20

Ajang Bakusapa Mampu Bangkitkan Industri MICE Indonesia

Ajang Bakusapa Mampu Bangkitkan Industri MICE Indonesia
* Kegiatan bisnis forum virtual ‘Bakusapa Industri MICE Indonesia’. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berharap kegiatan bisnis forum virtual ‘Bakusapa Industri MICE Indonesia’ mampu membangkitkan kembali industri pariwisata di Indonesia terutama di sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Bakusapa adalah salah satu wujud kerjasama bisnis forum antara Indonesia Profesional Organizer Society (IPOS) dan Kemenparekraf, Direktorat Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE) dalam rangka mengerakkan industri Pariwisata MICE untuk tetap berkarya dengan keterbatasan Covid-19 melalui media online untuk mempertemukan para sellers dari hotel, venue dan resort yang tersebar diseluruh destinasi dan buyers dari lingkungan Kementerian dan Lembaga sebagai daya ungkit mendorong untuk menggeliatkan pasar domestik lebih dulu.

Baca juga: Wishnutama Ajak Pelaku Parekraf Banyuwangi Terus Jalankan Protokol Kesehatan

Dalam forum B to B kali ini memperkenalkan 8 Destinasi Prioritas, yakni Banyuwangi, Bali, Borobudur, Danau Toba, Kep. Riau, Labuan Bajo, Likupang & Mandalika dan 8 Destinasi MICE, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medang, Makasar, Yogjakarta, Semarang dan Palembang, yang terwakili oleh 90 hotel yang tersebar di seluruh Indonesia dan dilaksanakan pada 20-23 Juli 2020.

Virtual marketing Kegiatan Bakusapa Seri-1, dalam 3 batch yang didahului dengan sosialisasi dan pelatihan presentasi bisnis oleh Pemandu yang diikuti oleh seluruh peserta Sellers dan Buyers. Sellers dari 90 hotel atau Resort yang menawarkan produk berupa fasilitas MICE ke pihak buyers yang diwakili dari delapan kementerian atau lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi.

Baca juga: Kemenparekraf Ajak Warga Bunaken Selalu Terapkan Protokol Kesehatan

Untuk Bakusapa Industri MICE Indonesia Seri ke-2, telah dilaksanakan pada 27-30 Juli 2020 dengan mengundang buyers dari Kementerian atau Lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian oleh 87 hotel atau resort.

Pada kesempatan ini para sellers selain mempresentasikan produk masing-masing, mereka memberikan voucher 1 night room sebagai hadiah Gimmick-gimmick kepada para peserta buyers. Seri selanjutnya direncanakan akan dihadirkan buyer dari Kementerian dibawah Koordinator Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan serta melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada minggu pertama bulan September sampai dengan Desember 2020.

Baca juga: Pulihkan Pariwisata, Kemenparekraf Ajak Masyarakat Tegal Ikut Gerakan BISA

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga keadaan dapat kembali normal khususnya industri pariwisata yang sangat berdampak dari imbas pandemi ini.

“Di kondisi seperti saat ini, seluruh pihak diharapkan dapat saling bergotong-royong serta saling memberikan semangat satu sama lain untuk memberikan motivasi positif kepada industri MICE Indonesia untuk terus optimis dan terus memanaskan mesin usahanya di tengah keterbatasan” ujar Rizki dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: DPR Dukung Kemenparekraf dalam Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Selain itu, bisnis forum ini juga dilaksanakan sebagai upaya menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, and Environmental Sustainability).

“Protokol kesehatan berbasis CHSE memegang peranan penting dalam era adaptasi kebiasaan baru, sehingga harus diterapkan oleh seluruh pelaku pariwisata,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.