Sabtu, 23 Oktober 21

Ajaib! Ikan Ini Bisa Ikan Panjat Tebing Air Terjun 300 Meter

Ajaib! Ikan Ini Bisa Ikan Panjat Tebing Air Terjun 300 Meter
* Ikan unik dari Hawaii ini bisa memanjat air terjun. (Foto: BBC)

Ikan langka Hawaii bisa memanjat tebing air terjun dengan ketinggian lebih dari 300 meter.

Ikan ‘O’opu asal Hawaii dapat memanjat air terjun hingga ketinggian lebih dari 300 meter. Para ilmuwan mengatakan ikan tersebut kebanyakan endemik, kurang diteliti, dan terancam oleh pembangunan.

Berjalan melewati penduduk setempat yang sedang merokok dan di antara selokan-selokan di samping toko kelontong yang tua, bukanlah kegiatan yang saya pikir akan saya lakukan untuk mencari ikan langka.

“Sebagian besar sungai di sepanjang Pantai Hāmākua yang pernah saya kunjungi tampaknya mendukung populasi ‘O’opu,” tulis Tim Grabowski, kepala Unit Riset Perikanan Koperasi Hawaii dari Survei Geologi AS, dalam email, saat menjawab di mana dia menemukan ikan itu.

Masalahnya adalah, meskipun terdapat puluhan aliran sungai sepanjang 80 kilometer dari tepi laut yang indah dan berkelok-kelok, sangat sedikit yang dapat diakses oleh publik.

Jadi, saya berjalan menyusuri jalan curam dan berlumpur yang berbahaya menuju salah satu jalur akses yang paling tersembunyi.

Di sini, pedesaan Hawaii memudar menjadi alam liar; gemuruh truk pick-up berubah menjadi kelembapan dengan nyamuk-nyamuk yang mengganggu, dan pemandangan aliran air sungai.

“‘O’opu cukup mudah dideteksi dengan kacamata hitam polarisasi yang bagus,” kata Grabowski.

Namun, setelah mencapai sungai dan melihat ke dalam air cokelat jernih, tidak ada satu pun makhluk bersirip yang bergerak.

‘O’opu – kata dalam Hawaii untuk menyebut ikan yang masuk bagian keluarga Gobiidae – mengacu pada beberapa spesies ikan air tawar.

Beberapa dapat memanjat tebing air terjun di kepulauan itu menggunakan mulut dan sirip yang berbentuk cangkir isap.

Empat spesies ikan goby dan satu spesies ikan sleeper goby merupakan ikan air tawar asli di pulau terpencil tersebut.

Ilmuwan mengatakan ‘o’opu sebagian besar endemik, kurang dipelajari dan terancam oleh pembangunan di sekitar habitat asli mereka.

Ikan ini berukuran kecil, tak mencolok, biasanya berwarna coklat, bisa berkamuflase, berbintik-bintik atau belang (meskipun jantan dari satu spesies, ‘o’opu’ alamo’o, merupakan pengecualian penting karena warnanya bisa setengah hitam dan setengah oranye terang selama musim bertelur).

Setiap spesies tampaknya lebih menyukai habitat tertentu di sepanjang aliran sungai. Ikan pendaki air terjun lebih memilih kolam yang terpencil saat dewasa.

 

Dengan curah hujan tahunan lebih dari 200cm, Pantai Hāmākua yang hijau di Pulau Hawaii memiliki air terjun melimpah.

Hanya lima spesies asli ‘o’opu yang telah berevolusi untuk mengatasi aliran air tawar Hawaii yang deras dan empat di antaranya telah mengembangkan kemampuan luar biasa untuk memanjat tebing.

Meskipun demikian, kata Grabowski, “Ikan air tawar Hawaii sangat kurang dipelajari. Tidak banyak literatur tentang ‘o’opu di luar sana dan masih banyak aspek biologi dan ekologi dasar yang sebagian besar tidak diketahui.”

Namun, apa yang diketahui para ilmuwan sungguh menakjubkan.

“Mereka seperti melompat keluar dari air dan menempel di sisi air terjun,” kata Richard MacKenzie, seorang ahli ekologi penelitian akuatik di Pacific Southwest Research Station, bagian dari US Forest Service.

“Kemudian mereka seperti menaiki air terjun, biasanya di tepi aliran air.” Seperti ikan lain dalam keluarga goby di seluruh dunia, sirip perut ikan menyatu untuk membuat mangkuk pengisap.

Ikan Hawaii menggunakan alat hisap dan mulutnya, yang berevolusi untuk mengikis ganggang dari bebatuan, untuk mengangkut diri mereka sendiri ke atas bebatuan, ke permukaan tebing vertikal yang terjal. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.