Sabtu, 2 Juli 22

Airlangga: Pemerintah Memperpanjang PPKM pada 386 Kabupaten/Kota di Luar Jawa-Bali

Airlangga: Pemerintah Memperpanjang PPKM pada 386 Kabupaten/Kota di Luar Jawa-Bali
* Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: BPMI Setpres)

Jumlah kasus yang sembuh (RR), kasus kematian (CFR), dan penurunan jumlah kasus aktif di Luar Jawa-Bali, yaitu sbb:

  • Sumatera: RR = 96,20% dan CFR = 3,58%, dengan penurunan (jumlah total kasus aktif) -98,35%
  • Nusa Tenggara: RR = 97,46% dan CFR = 2,35% dengan penurunan -98,51%
  • Kalimantan: RR = 96,79% dan CFR = 3,17% dengan penurunan -99,68%
  • Sulawesi: RR = 97,27% dan CFR = 2,64% dengan penurunan -99,39%
  • Maluku dan Papua: RR = 95,89% dan CFR = 1,75% dengan penurunan -89,41%

Level asesmen situasi pandemi di tingkat provinsi, dari 27 provinsi di luar Jawa-Bali (per 4 Desember 2021) terlihat bahwa seluruh provinsi memiliki “transmisi komunitas” sangat baik, yaitu semua pada Level 1, namun kondisi yang berbeda terjadi pada “kapasitas respon”. Hal ini menyebabkan level asesmennya menjadi berubah, yakni 21 provinsi pada Level 2 karena Kapasitas respon “sedang” atau “terbatas”, serta 6 provinsi ada di Level 1 dengan kapasitas respon “memadai”. Provinsi dengan Level 1 yaitu Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Gorontalo, Lampung, dan Jambi.

Dari 27 Provinsi di luar Jawa-Bali, hanya terdapat 5 Provinsi dengan tingkat Vaksinasi Dosis-1 pada Level “Memadai (>70%)”, yaitu Kepulauan Riau (93,44%), Nusa Tenggara Barat (71,53%), Kepulauan Bangka Belitung (72,80%), Kalimantan Utara (70,43%), dan Kalimantan Timur (74,14%). Sedangkan, 13 Provinsi di level “Sedang (50%-70%), dan 9 Provinsi pada level “Terbatas (<50%)”.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.