Kamis, 21 Januari 21

Airin Berharap Tingkat Kesadaran Protokol Kesehatan di Tangsel Capai 90 Persen

Airin Berharap Tingkat Kesadaran Protokol Kesehatan di Tangsel Capai 90 Persen
* Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Airin Rachmi Diany melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di Kantor BPBD Tangsel, Senin (23/11/2020). (Foto: Humas Pemkot Tangsel)

Tangsel, Obsessionnews.com –  Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Airin Rachmi Diany melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di Kota Tangsel. Evaluasi tersebut dilaksanakan di Kantor BPBD Tangsel, Senin (23/11/2020).

Dari penerapan PSBB yang dilakukan menunjukkan sampai saat ini kesadaran protokol kesehatan masih berada di tingkat 79 persen.

Airin menjelaskan, bahwa masyarakat sudah banyak yang paham mengenai penggunaan APD seperti masker dan face shield pada saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan.

Saat ini Tangsel kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Desember mendatang dengan harapan tingkat kesadaran protokol kesehatan bisa mencapai angka ideal.

”Jadi idealnya itu ada di angka 90 persen,” ujar Airin.

Terkait dengan adanya vaksin, dia berharap masyarakat bisa bersabar. Airin memastikan vaksin merupakan salah satu cara pencegahan dan pemutus mata rantai Covid-19.

”Untuk saat ini kami sudah menyiapkan gugus tugas di tingkat RT dan RW yang bisa memastikan bahwa pelaksanaan PSBB ini diterapkan di tingkatan masyarakat yang paling rendah,” ucapnya.

Dikutip dari siaran pers Humas Pemkot Tangsel yang diterima obsessionnews.com, Rabu (25/11) malam, dalam acara tersebut Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 dan Kepala Pelaksana BPBD, Chaerudin menerangkan,  penanganan Covid-19 itu dilakukan dari segi hulu dan juga hilir. Di mana pemerintah terus berupaya agar masyarakat bisa menerapkan pola hidup baru.

”Yaitu dengan penerapan protokol kesehatan yang direkomendasikan oleh pemerintah pusat. Yaitu dengan mengenakan masker pada saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Chaerudin.

Dengan evaluasi yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel pelaksanaan program pemutusan mata rantai Covid-19 bisa dilakukan. Begitu juga dengan pola hidup masyarakat yang harus lebih disiplin.

Menurut Chaerudin, Pemkot akan memperbaiki dari hulu, hilir dan tengah. Perbaikan ini harus lebih gencar lagi dilakukan.

“Alhamdulillah tingkat kesembuhan capai 80 persen,” tandasnya.

Pihaknya juga meminta kepada semua satgas untuk melaporkan kegiatan harian sampai pukul 19.00 wib, karena tingkat kepatuhan di Tangsel baru mencapai 78 persen. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.