Selasa, 19 Oktober 21

Ahok Tak Pernah Beri Duit pada Teman Ahok

Ahok Tak Pernah Beri Duit pada Teman Ahok
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama Teman Ahok.

Jakarta, Obsessionnews – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono di Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. Duet Ahok-Heru diusung oleh komunitas relawan Teman Ahok. (Baca: Ini Imbauan Teman Ahok Terkait Gerakan Sejuta KTP)

Ahok berbicara blak-blakan soal dana operasional relawan Teman Ahok dalam gerakan pengumpulan sejuta KTP. Mantan Bupati Belitung Timur ini berterus terang ia sama sekali tak pernah memberi duit kepada Teman Ahok. (Baca: Jakarta Butuh Sosok Pemberani Seperti Ahok)

“Modal saya kerja keras! Saya fokus kerja aja dengan jujur dan tidak menerima suap,” ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016).

Teman Ahok bermanuver mengumpulkan sejuta KTP sejak Juni 2015. Dalam melakukan gerakan pengumpulan KTP ini Teman Ahok tidak pernah minta sumbangan dana dari Ahok. Selain itu Teman Ahok juga tidak mau menerima bantuan dalam bentuk uang dari siapapun. Biaya operasional berasal dari keuntungan penjualan kaos dan merchandise atau barang berupa gelang. Selain itu Teman Ahok juga berjualan kalender tahun 2016. (Baca: Tak Terima Duit, Teman Ahok Jual Barang)

Singgih Widiyastono, salah seorang pendiri Teman Ahok, menegaskan Ahok sama sekali tidak pernah memberi uang kepada Teman Ahok. “Sepersen pun kami tidak pernah mendapat uang dari Pak Ahok,” kata Singgih ketika ditemui Obsessionnews.com di markas Teman Ahok, Graha Pejaten No. 3, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Adapun modal untuk berjualan kaos, merchandise, dan kalender adalah modal kepercayaan. Singgih menjelaskan, semua itu dimodali oleh beberapa simpatisan Ahok dengan sistem bagi hasil. (Baca: Antusiasme Masyarakat Terhadap Ahok-Heru Tinggi)

Seorang simpatisan Ahok juga meminjamkan sebuah rumah di Graha Pejaten untuk markas Teman Ahok secara gratis. Rumah itu berlantai dua. Teman Ahok menempati rumah itu sejak 15 Juli 2015.

Teman Ahok secara resmi mendeklarasikan mengusung duet Ahok-Heru di Pilkada 2017 pada Senin (7/3/2016). Sebelumnya Partai Nasdem juga menyatakan dukungannya kepada Ahok pada Jumat (12/2). Dukungan partai besutan Surya Paloh itu tanpa syarat, yakni Nasdem mempersilakan Ahok maju lewat jalur independen, dan memberi kebebasan pada Ahok menentukan wakilnya. Selain itu Nasdem membantu Teman Ahok dalam percepatan pengumpulan sejuta KTP. (Baca: Anton Medan: Ahok-Heru Duet Dahsyat) (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.