Minggu, 23 Januari 22

Ahok Sudah Bertekad Bulat Maju Lewat Jalur Independen

Ahok Sudah Bertekad Bulat Maju Lewat Jalur Independen
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (tengah) bersama Ketum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI, Heru Budi Hartono,

Jakarta, Obsessionnews.com – Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, sudah bertekad bulat maju di Pilkada DKI 2017 lewat jalur independen. Ahok berjanji tidak akan meninggalkan relawan Teman Ahok yang telah bersusah payah mengumpulkan KTP.

“Teman Ahok enggak mudah kumpulkan 1 juta KTP. Kalau saya disuruh pilih, pilih Teman Ahok tapi gagal jadi gubernur atau jadi gubernur tapi tinggalkan Teman Ahok? Saya pilih gagal jadi gubernur saja,” kata Ahok di hadapan seluruh pendiri Teman Ahok dan warga Jakarta yang hadir dalam perayaan pengumpulan 1 juta KTP di markas Teman Ahok, Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/6/2016) sore.

Ahok menceritakan, sebelumnya dia tidak mau bertemu dengan Teman Ahok sebelum terkumpul sejuta KTP. Hal ini untuk membuktikan keseriusan Teman Ahok mampu mengumpulkan sejuta KTP.

“Saya sampaikan saya enggak mau ketemu kalian sampai dapat 1 juta KTP,” ujar Ahok.

Secara mengejutkan perolehan KTP yang digalang sejak tiga bulan lalu melampaui target sejuta, yakni 1.024.632. Jumlah KTP akan terus bertambah, karena Teman Ahok masih memberi kesempatan kepada masyarakat memberikan KTP-nya hingga 3 Juli mendatang.

Ahok tidak menjadi kader partai apapun setelah angkat kaki dari Partai Gerindra pada tahun 2014. Ia memutuskan maju di Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen, dan menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI, Heru Budi Hartono, sebagai wakilnya dalam Pilkada mendatang. Duet Ahok-Heru yang diusung relawan Teman Ahok dideklarasikan pada Senin (7/3) lalu.

Selain didukung Teman Ahok, Ahok juga didukung Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Ketiga partai ini memiliki total 24 kursi di DPRD DKI dengan rincian Nasdem 5 kursi, Hanura (10), dan Golkar (9). Kursi yang dimiliki ketiga partai itu cukup mengusung calon gubernur dari jalur partai, karena persyaratan calon gubernur di DKI minimal didukung 22 kursi.

Kendati demikian Ahok tetap pada keputusannya, yakni maju melalui jalur independen. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Sore Nanti Teman Ahok Syukuran Sejuta KTP

Ahok Galau, Pilih Jalur Independen atau Partai?

Teman Ahok Bantah Terima Dana Rp 30 Miliar dari Pengembang Reklamasi

Golkar Resmi Dukung Ahok

Teman Ahok Optimis Sejuta KTP Terealisir Bulan Ini

Duh! Lulung Heran Golkar Dukung Ahok

Dukung Ahok, Yorrys Dikritik Golkar DKI

Semakin Populer, Ahok Hanya Butuh 2,8% KTP Lagi

UU Pilkada Rampok Hak Politik Pemilih Pemula

Guntur Soekarno Nilai Teman Ahok Militan

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.