Minggu, 23 Januari 22

Ahok ‘Serang’ Balik Ratna Sarumpaet

Ahok ‘Serang’ Balik Ratna Sarumpaet
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Ahok, panggilan akrab Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, tak pernah diam ketika diserang oleh lawan-lawan politiknya. Mantan anggota DPR dari Partai Golkar ini selalu memberikan perlawanan. Kali ini Ahok ‘menyerang’ balik Ratna Sarumpaet, pekerja seni yang juga aktivis hak asasi manusia.  (Baca: Ahok Tak Pernah Beri Duit pada Teman Ahok)

Ahok mengucapkan kasih pada Ratna yang menyebutnya punya kekuasaan untuk membeli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, dan TNI. (Baca: Ini Imbauan Teman Ahok Terkait Gerakan Sejuta KTP)

“Saya terima kasih dengan Ratna Sarumpaet karena dia anggap Ahok hebat banget dan kaya banget,” kata mantan Bupati Belitung Timur ini di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (14/3/2016).

Tetapi, Ahok juga merasa kasihan karena Ratna telah memfitnahnya. Menurut Ahok, Ratna sejak dulu tak pernah mendukungnya. (Baca: Nasdem Tak Merasa Terhina Dukung Ahok)

Sebelumnya dalam diskusi “Jakarta Tanpa Ahok” di Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan, Jumat (11/3), Ratna menuding Ahok telah membeli tentara, polisi, dan KPK. (Baca: Antusiasme Masyarakat Terhadap Ahok-Heru Tinggi)

“Ahok bisa beli apa saja. Dia sudah beli tentara, dia beli kepolisian, dia beli KPK,” kata Ratna saat itu.

Tudingan itu diungkapkannya terkait langkah Ahok yang melibatkan TNI dan polisi dalam menggusur bangunan di Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (29/2). Sedangkan tudingan terhadap KPK terkait dengan pengusutan kasus pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras di KPK. (Baca: Anton Medan: Ahok-Heru Duet Dahsyat)

Sejumlah lawan politik Ahok menginginkan KPK menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus RS Sumber Waras. Namun, KPK menyatakan belum menemukan dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus RS Sumber Waras. “Kami belum menemukan indikasi dugaan tindakan korupsi, dan perlu penyelidikan lebih lanjut,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Jumat (11/3).

Agus juga membantah dalam mengusut kasus ini KPK berpihak kepada Ahok. Menurutnya, KPK bekerja sesuai prosedur tidak terpengaruh dengan persoalan politik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan DPRD DKI‎.

“Kami penegak‎ hukum, apapun data dan alat bukti yang kami terima pasti akan kita proses,” katanya. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.