Kamis, 2 Desember 21

Ahok Kalah Lawan Nelayan di PTUN

Ahok Kalah Lawan Nelayan di PTUN

Jakarta, Obsessionnews – Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta mengabulkan gugatan nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) terhadap pemerintah provinsi DKI Jakarta terkait izin reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta.

Ketua Majelis Hakim PTUN Adhi Budi Sulistyo pun meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku tergugat agar mencabut Surat Keputusan 2238/2014 tentang pemberian izin reklamasi pada PT Muara Wisesa Samudera.

Permintaan itu disampaikan setelah majelis hakim memutuskan mengabulkan gugatan penggugat dan menyatakan batal atau tidak sah keputusan gubernur tentang pemberian izin pada PT Muara Wisesa Samudera.

“Mengabulkan. Menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 2.238 Tahun 2014 tentang pemberian izin reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudra,” kata Adhi Budhi Sulistyo di PTUN Jakarta Timur, Selasa (31/5/2016).

Hakim Adhi juga memerintahkan pada tergugat untuk mencabut SK tersebut. Sebab, pihak tergugat tidak mencantumkan UU Nomor 27 Tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dalam penerbitan izin reklamasi.

Kemudian tidak adanya rencana zonasi sebagaimana dimandatkan dalam pasal 7 ayat 1 UU Nomor 27 Tahun 2007 juga menjadi penyebab tidak sah izin tersebut. Selain itu penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkunhan (Amdal) juga dinilai tidak partisipatif dan justru merusak lingkungan.

“Menyatakan tidak ada kepentingan umum dalam reklamasi dan banyak dampak lingkungan sosial ekonomi yang mengganggu objek vital,” katanya.

Putusan tersebut langsung disambut antusias oleh para nelayan yang memenuhi ruangan. Mereka bersorak gembira karena gugatannya dikabulkan. Seorang nelayan melakukan sujud sebagai ungkapan syukurnya di hadapan majelis hakim. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.