Minggu, 26 September 21

Ahok Janji Angkat Guru Bantu Jadi PNS

Ahok  Janji Angkat  Guru Bantu Jadi PNS
* Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Guru-guru bantu yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Bantu Indonesia (FKGBI) mengagumi kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Budiman. Pria yang akrab disapa Ahok itu memperhatikan nasib guru bantu, dan berjanji akan mengangkat mereka secara bertahap menjadi pegawai negeri sipil (PNS) mulai November 2015. (Baca: Inilah Sosok Ahok di Mata Mereka)

Evi, seorang guru bantu, bersyukur karena Ahok memperhatikan nasib guru. “Dulu itu guru bantu cuma dibayar Rp 475.000 per bulan, dibayar empat bulan sekali dengan status yang tidak jelas. Tidak ada gubernur sebelumnya yang mau menerima keluhan kami,” kata Evi dalam acara #PiknikSenja yang diselenggarakan relawan ‘Teman Ahok’ di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2015). (Baca: Anton Medan Malu Umat Islam Memusuhi Ahok)

Tetapi, lanjutnya, sejak kepemimpinan Ahok perlahan-lahan keluhan mereka mulai didengar dan diselesaikan.

“Sekarang Ahok mau dengar nasib kita. Insya Allah November tahun ini kita secara bertahap akan diangkat sebagai PNS,” katanya. (Baca: Jutaan Pendukung Ahok Siap Lawan Eggi Sudjana)

Besarnya perhatian Ahok pada nasib guru bantu tersebut membuat Evi dan rekan-rekannya di FKGBI mendukung Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Ahok memastikan maju dalam perhelatan akbar itu melalui jalur independen, dan untuk itu harus mendukung dukungan sejuta KTP. (Baca: Komunitas Paranormal Dukung Ahok)

Evi mengungkapkan, ia dan rekan-rekannya telah mengumpulkan ribuan KTP, dan terus berusaha akan mengumpulkan KTP sebanyak mungkin agar tercapai target sejuta KTP. (Baca: Kisah Relawan Pengumpul Sejuta KTP Untuk Ahok)

Mengungguli Tujuh Partai
Sejak Juni ‘Teman Ahok’ bergerilya mengumpulkan KTP. Perjuangan mereka mendapat respons hangat dari berbagai elemen masyarakat. Adapun KTP yang telah berhasil diperoleh hingga Senin (2/11) mencapai 370.345 KTP. (Baca: Zaskia Adya Mecca Dukung Sejuta KTP Untuk Ahok)

Sebelumnya perolehan KTP untuk Ahok pada Sabtu (31/10) tercatat 361.599 KTP, melewati perolehan suara Partai Demokrat sebanyak 360.929 suara pada Pemilu 2014 di DKI Jakarta. Hal ini berarti KTP untuk Ahok mengungguli tujuh partai. Adapun keenam partai lainnya adalah Partai Hanura ( 357.006 suara), PKB (260.159 suara), Nasdem (206.117 suara), PAN (172.784 suara), PBB (60.759 suara), dan PKPI (42.217 suara). (Baca: Komunitas ‘Teman Ahok’ Gerilya Kumpulkan Sejuta KTP)

Setelah itu ‘Teman Ahok’ dalam waktu dekat menargetkan akan menyalip perolehan suara Golkar (376.221 suara). Target berikutnya adalah melompati perolehan suara PKS, PPP, Gerindra, dan PDI-P. Pada Pemilu 2014 perolehan keempat partai itu di bawah sejuta suara. ‘Teman Ahok’ menargetkan sejuta KTP terealisir pada Juni 2016. (Baca: Ribuan Massa Akan Tangkap Ahok Besok Pagi?)

Ahok semula kader Golkar dan terpilih menjadi anggota DPR pada Pemilu 2009. Kemudian mantan Bupati Belitung Timur, Bangka Belitung, itu hengkang ke Partai Gerindra dan mengikuti Pilkada DKI 2012 sebagai cawagub yang berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi). Duet Jokowi dan Ahok memenangkan Pilkada setelah dua putaran. Saat itu mereka diusung oleh PDI-P dan Gerindra. (Baca: PKS Usung Nur Mahmudi Lawan Ahok?)

Pada 2014 Jokowi terpilih menjadi Presiden. Ahok kemudian naik kelas menjadi gubernur dan dilantik di Istana Negara pada 19 November 2014.

Dan pada 2014 itu pula Ahok angkat kaki dari Gerindra, karena tidak sependapat dengan partai besutan Prabowo Subianto tersebut terkait sistem Pilkada. Ketika itu Gerindra mendukung Pilkada lewat DPRD, sementara Ahok lebih setuju Pilkada dengan cara langsung ditentukan masyarakat. (Baca: Ahok Rangkul Cewek Cantik Sebagai Wakilnya)

Setelah hengkang dari Gerindra, Ahok tidak bergabung dengan partai manapun. Ia memutuskan maju dalam Pilkada DKI 2017 melalui jalur independen. (Arif RH)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.