Jumat, 22 Oktober 21

Ahok-Heru Bawa Berkah Bagi Mal

Ahok-Heru Bawa Berkah Bagi Mal
* Beberapa warga yang mendukung Ahok-Heru di sebuah mal di Jakarta.

Jakarta, Obsessionnews – Komunitas relawan Teman Ahok menggalang dukungan KTP untuk duet Ahok-Heru melalui posko-posko yang tersebar di berbagai kelurahan di seluruh DKI Jakarta dan booth-booth di sejumlah mal. Berbagai elemen masyarakat menyambut hangat gerakan sejuta KTP ini. (Baca: Teman Ahok yang Fenomenal)

Kaum wanita antusias mengisi formulir dukungan untuk Ahok-Heru.
Kaum wanita antusias mengisi formulir dukungan untuk Ahok-Heru.

Ahok, panggilan populer Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, menggandeng Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen. Duet Ahok-Heru diusung oleh Teman Ahok. Pasangan Ahok-Heru resmi dideklarasikan pada Senin Senin (7/3/2016). (Baca: Wow, Mantap! Seminggu Terkumpul 117.373 KTP Dukung Ahok-Heru)

Penyebaran fomulir dukungan untuk Ahok-Heru efektif Jumat (11/3). Ahok-Heru membawa bekah bagi mal-mal yang terdapat booth Teman Ahok. Mal-mal tersebut semakin ramai dikunjungi orang-orang yang memberikan dukungan kepada Ahok-Heru. Selain itu mereka juga berbelanja, sehingga meningkatkan omset mal-mal tersebut. Semenjak ada booth Teman Ahok, omset mal-mal rata-rata naik 200% hingga 300%. (Baca: PDI-P Dukung Ahok-Heru di Detik-detik Terakhir Pendaftaran?)

Mal-mal yang menyediakan booth Teman Ahok antara lain Mall Kelapa Gading 1 & 3, Pondok Indah Mal 2, Kuningan City, Cilandak Town Square, Darmawangsa Square, dan Blok M Plaza.

Amalia Ayuningtyas, juru bicara Teman Ahok, mengatakan, pihaknya kebanjiran tawaran untuk membuka booth di sejumlah mal. “Alhamdulillah, banyak pihak yang ingin menyukseskan gerakan sejuta KTP ini,” kata wanita berjilbab yang akrab dipanggil Lia ini ketika dihubungi Obsessionnews.com, Jumat (18/3).

Adapun total perolehan KTP hingga Kamis (17/3) sebanyak 117.373 KTP. Teman Ahok harus bekerja keras lagi untuk memperoleh sejuta KTP. Teman Ahok menargetkan syarat minimum yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 532.000 KTP tercapai pada akhir Mei 2016, dan target sejuta KTP terealisir pada akhir Juni 2016. (Baca: Pesanan Kaos Membludak, Teman Ahok Kelabakan)

Keberadaan booth Teman Ahok berdampak positif pada peningkatan omzet mal.
Keberadaan booth Teman Ahok berdampak positif pada peningkatan omzet mal.

Mahkamah Konstitusi pada September 2015 mengubah aturan persyaratan pencalonan kepala daerah bagi calon independen untuk Pilkada 2017. Sebelumnya calon independen berdasarkan persentase penduduk, lalu diubah cukup berdasarkan persentase daftar pemilih tetap (DPT) dalam pemilu sebelumnya. Untuk Provinsi DKI Jakarta, syarat minimalnya adalah 532.000 KTP. (Baca: Nasdem Tak Merasa Terhina Dukung Ahok)

Ahok meminta Teman Ahok tetap mengumpulkan sejuta KTP sesuai target awal. Ahok beralasan apabila ada KTP yang diverifikasi (KPUD) DKI dan dianggap tak memenuhi syarat, masih ada stok.

Tak Perlu Materi

Pengumpulan KTP untuk mendukung Ahok-Heru tidak perlu ditempeli materai. Teman Ahok menilai, perihal materai ini adalah informasi simpang siur yang berangkat dari pernyataan KPUD yang kemudian disalahpahami oleh relawan dan dimanfaatkan untuk mempersulit pengumpulan KTP. (Baca: Dahsyat! Mengalir Deras Dukungan untuk Duet Ahok-Heru)

Teman Ahok sebelumnya telah berkoordinasi dengan KPUD, jauh sebelum dimulainya pengumpulan KTP. “Materai ini disalahartikan. Memang KPUD menjelaskan mMaterai memang nanti harus digunakan saat  proses pendaftaran ke KPU. Materai tersebut ditempelkan di formulir KWK-B1,” kata Lia.

Dia menjelaskan, yang diisi masyarakat saat ini bukan formulir KWK-B1. “Formulir KWK B-1 itu bukan formulir yang sekarang. KWK B-1 itu nantinya berisi rekapitulasi siapa saja yang mengumpulkan KTP, dikelompokkan per wilayah. Jadi hanya satu formulir KWK B-1 per kelurahan. Dan itu nanti yang akan membuat adalah Teman Ahok, dan yang menandatangani formulir tersebut juga bukan yang memberi KTP, tapi kandidatnya, yaitu Pak Ahok dan Pak Heru,” katanya.. (arh)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.