Minggu, 26 September 21

Ahok Dituntut Satu Tahun, Dinilai Aneh dan Keliru

Ahok Dituntut Satu Tahun, Dinilai Aneh dan Keliru
* Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil.

Jakarta, Obsessionnews.com – Keputusan jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok satu tahun dan dua tahun masa percobaan dianggap sesuatu yang tidak masuk akal tidak sesuai dengan ancaman hukuman.

Hal itu disampaikannya oleh anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil. Ia heran kenapa jaksa begitu berani menuntut ahok satu tahun penjara. Padahal kasus penodaan agama itu ancaman hukumnya empat sampai lima tahun.

“Ini aneh jauh sekali dari ancaman hukuman yang semestinya. Satu tahun tidam bisa membuat orang jera apalagi dengan masa percobaan dua tahun. Ini nggak bener, ” ujar Nasir, saat dihubungi, Kamis (20/4/2017).

Nasir menyontohkan, kasus Arswendo pada 1990 dan kasus HB Jassin 1968, dituntut dua tahun dengan hanya satu tahun masa percobaan. Sementara Ahok sangat kecil, terlebih jika dibandingkan dengan kekecewaan masyarakat yang begitu besar.

“Ahok telah jelas-jelas dan secara sadar mengungkapkan kalimat yang berujung pada penistaan dan menimbulkan reaksi masyarakat malah hanya dituntut lebih tinggi sedikit dari kasus HB Jassin, enggak benar itu,” ujarnya

Meskipun demikian, Nasir berharap agar hakim dapat memutuskan kasus Ahok sesuai rasa keadilan yang sesuai fakta persidangan. Karena pada akhirnya hakim lah yang akan memutuskan. “Sehingga publik dapat merasakan keadilan dari putusan itu,” kata dia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.