Kamis, 27 Januari 22

Aher: 49 Ribu Hektar Lahan Kering Tak Ganggu Pasokan Beras

Aher: 49 Ribu Hektar Lahan Kering Tak Ganggu Pasokan Beras

Bandung, Obsessionnews – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menegaskan 49 ribu hektar lahan/sawah yang kekeringan di Jabar tidak akan menanggu pasokan beras, Minggu (26/7/2015).

Aher menjelaskan kekeringan yang melanda Jawa Barat terutama daerah Pantai Utara (Pantura) sudah berlangsung sejak 2 bulan terakhir. “Mereka para petani yang sawahnya mengalami kekeringan harus kita bela, karena mereka juga warga kita,” ujarnya.

Di wilayah jabar masih ada sedikitnya 954 ribu hektar sawah yang tidak mengalami kekeringan, sehingga diharapkan di lahan tersebut sawah-sawahnya segera di panen dan bisa menutupi 49 ribu hektar lainnya yang kering.

Selain upaya yang dilakukan dengan memompa air diharapkan pemerintah pusat juga melakukan hujan buatan. “Selain upaya lahiriah juga kita dua hari lalu telah menggelar salat istisqo sebagi bukti kita membutuhkan air dan meminta segera hujan,” paparnya.

Sementara itu Usai Jumatan Pemprov Jabar gelar shalat Istisqo. Sedikitnya 300 PNS di lingkungan Pemerintah propinsi Jabar menggelar shalat Istisqo di halaman Gedung Sate Bandung, Jumat (24/7).

Shalat Istisqo diimami KH. Hilman Rosyad Lc dan Khatib KH. Ahmad Heryawan, Lc (Aher)yang juga Gubernur Jabar usai melakukan shalat Jumat di mesjid Almuttaqin. Aher mengajak warga Jabar untuk beristigfar dan meminta diturunkan hujan tanpa ada longsor dan banjir.

“Kemarau jaman Nabi Yusuf berlangsung selama 7 tahun, namun masih kuat, coba kita bayangkan apabila hal ini terjadi kepada kita,” terangnya.

a-sawah kekeringan

Aher meminta ada keseimbangan antara musim hujan dan musim kemarau, namun demikian manusia juga diperintahkan untuk menyeimbangkan atau menjaga keseimbangan alam.

Tobat menurut Aher, akan menjadi penyebab turunnya hujan yang didahului awan yang pekat. “Janganlah kita merusak alam, barang tambang dan sumber daya alam lainnya,” ucapnya.

Tobat yang diucapkan harus sesuai dengan prilaku keseharian, sehingga peraturan, Pergub dan yang lainnya harus dilakukan secara konsekwen. Allah akan menurunkan hujan gara-gara tobat yang dilakukan, sehingga diharapkan dosa yang melekat dalam diri, Allah selalu mengampuni dan menurunkan hujannya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.