Kamis, 9 April 20

Agus Syabarrudin, Direktur Utama Bank Kalsel

Agus Syabarrudin, Direktur Utama Bank Kalsel
* Agus Syabarrudin. (Foto: Edwin B)

Wacana Presiden Joko Widodo mengalihkan ibu kota negara ke Kalimantan direspons positif Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin. Memegang amanah sebagai top leader di bank kebanggaan Urang Banua tersebut, Agus menyiapkan dua grand strategy. Harapannya, Bank Kalsel ke depan menjadi market leader, tidak hanya di Kalimantan tetapi juga di level nasional.

Meski belum setahun memimpin Bank Kalsel, peraih gelar Magister pada Jurusan Ilmu Ekonomi & Keuangan Syariah Universitas Indonesia Jakarta, ini sukses memenuhi seluruh target Rencana Bisnis Bank (RBB), baik dari sisi aset, dana pihak ketiga, kredit, maupun laba.

Dan saat ini yang sedang dilakukannya untuk bisa mempertahankan prestasi itu adalah melakukan upaya mengajak semua karyawan terlibat dan memikirkan perusahaan lebih mendalam lagi agar tumbuh sense of belonging pada perusahaan.

“Dan Alhamdulillah, pada semester I lalu semuanya tercapai dengan baik,” kata kandidat doktor di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin ini penuh syukur.

Jauh sebelum didapuk sebagai direktur utama pada awal Januari 2019, Agus yang selalu tampil fresh dan elegant ini menyadari bahwa di era Revolusi Industry 4.0 dan Society 5.0 saat ini terjadi banyak perubahan fundamental. Oleh karenanya, mau tidak mau, Bank Kalsel harus melakukan perubahan. Apalagi era perbankan saat ini berada dalam era banking everywhere, di mana dunia perbankan harus siap dengan upaya-upaya yang serius untuk menghadapi perubahan ini.

“Yang kami lakukan adalah melakukan beberapa hal. Pertama, kami memperkuat sisi people development. Untuk mendukungnya, kami melakukan pembenahan di bidang Information Technology (IT) development,” papar lelaki kelahiran Jakarta, 31 Agustus 1966 tersebut.

Dua grand strategy itu diakuinya sangat fundamental dan mulai dibangun di awal tahun ini atau tepat sejak kepemimpinan Agus. Ke depan, tutur Agus, setelah dua grand strategy itu siap, Bank Kalsel akan melakukan penetrasi di fase berikutnya, yakni pengembangan produk yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan transaksi keuangan bagi para nasabah.

Sebagai upaya transformasi, selain meningkatkan people development dan IT development, Kepala Eksekutif Bisnis Syariah Bank Kalsel periode 2017-2018 ini juga tengah serius membangun sebuah budaya perusahaan baru. Hal ini dilakukan sebagai upaya Bank Kalsel untuk bisa menghadapi era yang menuntut kecepatan layanan serta kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi.

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.