Kamis, 28 Januari 21

Agus Muharram: Jiwa Kepemimpinan Akan Banyak Berpengaruh Pada Jiwa Kewirausahaan

Agus Muharram: Jiwa Kepemimpinan Akan Banyak Berpengaruh Pada Jiwa Kewirausahaan
* Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Agus Muharram. (Sumber foto: possore.com)

Bogor, Obsessionnews.com Jiwa kepemimpinan akan banyak berpengaruh pada jiwa kewirausahaan. Kewirausahaan adalah cikal bakal pemimpin, bahkan banyak pemimpin yang juga asalnya dari wirausahawan. Contohnya Wakil Presiden Jusuf Kalla, seorang pemimpin dan juga seorang wirausaha.

Hal itu diungkapkan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Agus Muharram dalam acara Pimpinan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) HMI di Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/10/2018).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Kamis (4/10), dalam acara tersebut Agus mengatakan, menjadi pemimpin akan melatih dirinya sendiri. Oleh karena itu ke depan ia sangat berharap para entrepreuner muda selain mampu menjalankan usahanya, juga dapat memimpin masyarakat. Setidaknya tidak merepotkan orang tua dan negara.

“Sekurang-kurangnya ia mandiri untuk dirinya sendiri. Seorang pemimpin yang juga seorang entrepreneur ini menjadi modal dan nilai plus dalam kontribusinya membangun bangsa ini. Indonesia sangat membutuhkan generasi milenial yang berjiwa pemimpin yang juga berjiwa entreprenuer,” tandasnya.

Agus yang menjadi narasumber dalam kegiatan yang dihadiri para pengurus HMI se-Indonesia itu menuturkan, dalam kewirausahaan ada keputusan bagaimana pengambilan risiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang.

“Peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif, kreatif, unik, elegan, sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tantangan-tantangan persaingan,” tuturnya.

Kepemimpinan ini juga erat kaitannya ketika memimpin para karyawannya kelak. Wirausahawan yang sukses yaitu yang juga berhasil memimpin karyawannya dengan baik.

Dalam kesempatan itu Agus pun memberikan tips bagaimana menjadi seorang pemimpin dan mandiri. Setidaknya berkaca pada pengalaman pribadinya selama berkarier di birokrasi. Perjalanan karier birokrasinya sendiri begitu mulus melampui batas para senior.

“Rumusnya 5 plus 1. Pertama, knowledge yang didapat dari pendidikan formal. Kedua, skill, kemampuan, bakat, pengalaman. Pendidikan saja tanpa dibarengi dengan skill, itu juga tidak akan berhasil. Skill ini harus digali,” tegasnya.

Ketiga, networking yaitu jalinan silaturahim, yang bisa dibangun di mana saja. Keempat, menciptakan peluang di segala kesempatan. Kelima, sikap mental yang pantang menyerah, tidak berbohong, amanah, dan tidak ingkar.

“Keenam, berdoa. Tanpa doa juga itu tidak mungkin. Dan harus diingat, yang baik belum tentu benar, yang benar belum tentu baik,” tambahnya.

Agus menyakini dalam organisasi HMI akan banyak menghasilkan pemimpin masa depan sekaligus entrepreneur tangguh, sebagaimana yang sudah-sudah.

“Jadi tidak mungkin di antara anggota HMI ada yang mengganggur, umumnya menjadi manusia terkenal. Menjadi anggota DPR, pengusaha, pejabat publik. Siapa tahu kelak ada yang menjadi Presiden,” lanjutnya.

Ke depan, tantangan yang dihadapi generasi milenial yang pada 2020-2030 akan menjadi pemimpin masa depan yaitu bagaimana menghadapi era informasi 4.0 yang saat ini tengah bertransformasi.

“Karenanya, kuasai kemampuan berbahasa Inggris, Arab, dan Mandarin, juga teknologi informasi. Membangun karier bisa dari berbagai jalur. Sekarang bagaimana melatih mindset kita untuk dapat setidaknya memimpin diri sendiri,” ujarnya.

Agus menambahkan, anggota HMI yang masih mahasiswa ini untuk mengikuti program Wirausaha Pemula yang digulirkan Kementerian Koperasi dan UKM. Kalau ada yang sudah memiliki usaha bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bunganya hanya 7 persen.

“Dan KUR ini tanpa agunan, tanpa jaminan. Jika ada bank yang meminta jaminan laporkan saja ke lantai 3 Kementerian Koperasi dan UKM,” ujarnya. (ali/arh)

 

Baca juga:

Agus Muharram Gigih Wujudkan UMKM Berbasis Digital

Lima Kunci Sukses Starup Indonesia, Menurut Agus Muharram

TOYP 2018 Sejalan dengan Program Kemenkop dan UKM

Ini Dua Hal Penting Majukan Perkoperasian Indonesia

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.