Sabtu, 4 Desember 21

Agus Akan Maju di Pilkada Jatim?

Agus Akan Maju di Pilkada Jatim?
* Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Twitter ‏@AhyCenter)

Jakarta, Obsessionnews.com – Agus Harimurti Yudhoyono harus menelan pil pahit di Pilkada DKI Jakarta 2017. Hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei pada periode Desember 2016 menyebutkan elektabilitas calon gubernur yang berpasangan dengan Sylviana Murni ini tertinggi dibandingkan lawan-lawannya, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Namun, dalam praktiknya pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang digelar pada Rabu (15/2), berdasarkan quick count sejumlah lembaga survei suara yang diperoleh Agus – Sylvi menduduki peringkat terakhir. Dari hasil hitung cepat Litbang Kompas, misalnya, suara Ahok – Djarot berada di posisi pertama dengan perolehan suara 42,87%, diikuti Anies – Sandi  (39,76%), dan Agus – Sylvi (17,37%).

Mengacu pada quick count tersebut Agus dengan kesatria mengakui kekalahannya. Putra Presiden keenam RI dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga minta maaf kepada para pendukung karena belum berhasil memenuhi harapan pendukung.

“Saya juga ingin memohon maaf kepada para pendukung dan konstituen Agus-Sylvi karena belum berhasil memenuhi harapan bapak ibu sekalian,” kata Agus dalam konferensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).

Beberapa saat setelah Agus mengakui kekalahannya berembus isu mantan anggota TNI AD ini akan maju di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2018. Ketika Obsessionnews.com mengkorfirmasi hal itu pada Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari, Jumat (17/2), Imelda membantah. “Gak,” katanya singkat.  (arh)

Baca Juga:

Prospek Agus Harimurti: Kalah dan Menang

Mahfud Puji Agus Yudhoyono Cerdas dan Bukan Karbitan

Pergi Umrah, Agus Diminta Majukan Umat Islam di Jakarta

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.