Jumat, 22 Oktober 21

Agung Dukung Airlangga Nyalon Ketua Umum Golkar

Agung Dukung Airlangga Nyalon Ketua Umum Golkar
* Acara pendeklarasian Airlangga Hartanto sebagai ketua umum Golkar.

Jakarta,  Obsessionnews – Ketua DPP Partai Golkar, Airlangga Hartanto, mendeklarasikan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional Golkar yang rencananya akan dilaksanakan pada April mendatang. Deklarasi digelar di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (1/3/2016)

Airlangga mengatakan, dengan putusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk memperpanjang kembali kepengurusan Golkar hasil Munas Riau selama enam bulan ke depan, bisa jadikan wadah bagi Golkar untuk menata diri sebagai partai karya kekaryaan.

“Saya memiliki visi Partai Golkar yang progresif melalui misi pembaharuan, kuat dan aspiratif. Visi dan misi tersebut dilandasi oleh pemikiran saya bahwa doktrin Partai Golkar yakni Karya Siaga Gatra Praja,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Riau, Agung Laksono mengatakan, Airlangga adalah sosok yang mewakili kader Kosgoro (organisasi sayap Golkar) yang maju sebagai calon Ketua Umum. Untuk itu, pihaknya akan memberikan dukungan.

“Ya tentu saya sebagai Ketua Umum Kosgoro akan mendukung kader-kader muda untuk maju sebagai Ketua Umum,” kata Agung, yang ikut hadir di acara Airlangga.

Menurut Agung, keputusan Menkumham untuk memperpanjang SK Munas Riau, sudah tepat. Pasalnya, penyelesaian konflik Golkar memang hanya bisa diselesaikan melalui Munas bersama. Ia pun berjanji dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk tidak mencalonkan lagi.

“Saya dengan Pak Aburizal sudah komitmen untuk tidak maju lagi sebagai calon ketua umum,” terangnya.

Sedangkan anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Mahadi Sinambela yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, sejak awal Wantim Golkar yang dipimpin oleh Akbar Tandjung sudah menginginkan, penyelesaian konflik Golkar diselesaikan melalui Munas.

“Kalau ditanya Wantim Golkar, sejak awal kita dan Bang Akbar sudah menginginkan penyelesaian konflik Golkar diselesaikan melalui Munas,” katanya.

Dengan adanya konflik Golkar yang berkepanjangan, ‎Mahadi menilai Golkar pelu dipimpin oleh kader-kader muda, yang bersih, berintegritas dan bebas dari pola pikir pengusaha. Sebab, Golkar sebagai partai politik bukan diciptakan sebagai perusahaan.

“Dan saya melihat salah satu kader yang bersih itu ada didiri Airlangga Hartanto,” katanya. ‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.