Rabu, 21 April 21

Agar Produknya Laku, Televisi China Buramkan Logo-logo Merek Barat

Agar Produknya Laku, Televisi China Buramkan Logo-logo Merek Barat
* Tayangan para penari yang pakai baju berlogo merek Barat diburamkan. (Foto: BBC)

Curang? Televisi China ramai-ramai buramkan logo-logo merek Barat demi kampanye dukung kapas Xinjiang, China.

Stasiun-stasiun televisi China memburamkan logo-logo merek Barat di tayangan program mereka tersebut sebagai bentuk dukungan kampanye mendukung kapas buatan Xinjiang.

Pemburaman gambar itu menyebabkan beberapa siaran jadi tertunda, karena para editor pasca-produksi harus menyensor tayangan logo merek Barat, mulai dari kaos hingga sepatu.

Para peritel Barat belakangan ini tengah “diserang” publik di China setelah mereka menyatakan prihatin atas dugaan pemaksaan atas warga minoritas Uighur untuk bekerja di produksi kapas.

Beijing membantah dugaan itu dan, dalam beberapa hari terakhir, banyak merek asal negara-negara Barat yang menghadapi serangan boikot.

Stasiun-stasiun televisi China memburamkan logo-logo merek Barat di tayangan program mereka, sebagai bentuk dukungan kampanye mendukung kapas buatan Xinjiang.

Pemburaman gambar itu menyebabkan beberapa siaran jadi tertunda, karena para editor pasca-produksi harus menyensor tayangan logo merek Barat, mulai dari kaos hingga sepatu.

Para peritel Barat belakangan ini tengah “diserang” publik di China setelah mereka menyatakan prihatin atas dugaan pemaksaan atas warga minoritas Uighur untuk bekerja di produksi kapas.

Beijing membantah dugaan itu dan, dalam beberapa hari terakhir, banyak merek asal negara-negara Barat yang menghadapi serangan boikot.

Pemburaman itu juga melanda acara populer lainnya, yaitu Chuang 2021, saat para kontestan mengenakan pakaian yang menunjukkan merek asal Barat.

Salah satu penyensoran yang paling menantang adalah program kontes “Muda bersama Anda”, karena melibatkan banyak kontestan sehingga harus diburamkan satu per satu bila ada yang mengenakan busana hingga sepatu dengan logo buatan Barat.

Perusahaan produksi siaran tersebut, iQiyi, mengeluarkan pengumuman pada 25 Maret lalu bahwa episode yang akan datang terpaksa ditunda penayangannya dengan tanpa memberi alasan.

Dua hari kemudian, para pemirsa bisa secara cepat melihat tanda-tanda buram pada merek-merek di baju yang dikenakan lebih dari 50 orang di tayangan tersebut. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.