Senin, 23 Mei 22

AFC Sanksi Al Nasr Terkait Kasus Pemain Gunakan Paspor Indonesia Palsu

AFC Sanksi Al Nasr Terkait Kasus Pemain Gunakan Paspor Indonesia Palsu
* Wanderley Santos menggunakan paspor Indonesia palsu untuk memperkuat Al Nasr di LCA 2016. (goal.com)

Komisi Disiplin (Komdis) AFC akhirnya memberikan keputusan terkait penggunaan paspor Indonesia palsu yang dipakai pemain Al Nasr (Uni Emirate Arab) Wanderley Santos Monteiro Junior. Pemain kelahiran Brasil itu sebelumnya sudah disanksi suspensi selama 60 hari oleh Komdis AFC, 2 September lalu, terkait paspor Indonesia palsu yang digunakannya.

Selain sanksi denda, Komdis AFC juga memutuskan hasil pertandingan leg pertama perempat-final LCA 2016 antara El Jaish kontra Al Nasr, dianggap tak berlaku.

Pihak Keimigrasian Indonesia pun sebelumnya juga sudah mengatakan tak pernah mengeluarkan paspor Indonesia untuk Wanderley. Pemain berusia 27 tahun itu sendiri merupakan andalan Al Nasr di lini depan. Bahkan, pada leg pertama perempat-final Liga Champions Asia 2016 melawan El Jaish (Qatar), 24 Agustus lalu, dia menyumbang dua gol. Pada laga itu, Al Nasr menang dengan skor telak 3-0.

Keikutsertaan Wanderley yang menggunakan paspor Indonesia dipertanyakan El Jaish. Hal ini yang memicu mencuatnya kasus penggunaan paspor palsu Wanderley.

“Komdis AFC telah memutuskan leg pertama perempat-final LCA antara El Jaish (Qatar) vs Al Nasr (UEA) pada tanggal 24 Agustus 2016, dianggap tak berlaku,” tulis AFC dalam rilis resmi mereka.

Lebih lanjut, Komdis AFC menetapkan bahwa Al Nasr (UEA) melanggar pasal 57.1 Kode Disiplin AFC terkait penggunaan pemain yang tidak memenuhi syarat, yaitu Wanderley Santos selama pertandingan.

Ini juga berkaitan dengan pasal 24.6.3 dari regulasi kompetisi LCA yang menyatakan bahwa seorang pemain dianggap tidak memenuhi syarat jika AFC menentukan bahwa dokumen yang diserahkan saat pendaftaran adalah palsu. Berpegang atas dasar informasi yang diterima dari berbagai otoritas negara dan setelah menganalisis berkas kasus, Komdis menyimpulkan paspor Indonesia yang diserahkan saat mendaftarkan Wanderley adalah palsu.

“Penyelidikan terus dilakukan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas pemalsuan paspor itu. Informasi lebih lanjut akan diberikan pada waktunya. Al Nasr (UEA) juga diperintahkan untuk membayar denda sebesar $1.000,” pungkas AFC. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.