Sabtu, 31 Oktober 20

Adian Tantang KPK Adu Video Saat Hendak Geledah DPP PDI Perjuangan

Adian Tantang KPK Adu Video Saat Hendak Geledah DPP PDI Perjuangan
* Anggota Komisi I DPR yang juga politikus PDIP, Adian Napitupulu saat menjelaskan rekaman CCTV di acara ILRINS di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2020). (Foto: Kapoy/obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kasus dugaan suap penetapan anggota DPR yang melibatkan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan masih menjadi perhatian publik.

Hal itu terlihat adanya acara ILRINS yang menggelar diskusi publik bertemakan ‘Ada Apa di Balik Kasus Wahyu?’ di Warung Komando, Jl Saharjo No.1, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2020).

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi I DPR yang juga politikus PDIP, Adian Napitupulu menyinggung tentang ada upaya penghalangan dari PDI Perjuangan kepada tim penyidik KPK yang hendak masuk ke kantor mereka pada Kamis (9/1).

Hal itu diungkapkan Adian karena adanya pemberitaan tentang keributan yang terjadi saat KPK ingin menggeledah kantor PDI Perjuangan terkait kasus tersebut.

Adian menegaskan, tidak ada upaya penghalangan dari PDI Perjuangan kepada tim penyidik KPK yang hendak masuk ke kantor PDI Perjuangan sehingga terjadi keributan.

“Apakah terjadi keributan. Tidak,” ujar Adian di acara diskusi tersebut.

Penegasan itu disampaikan Adian melalui rekaman CCTV kantor DPP PDIP pada saat itu yang diputar pada diskusi publik ILRINS ini.

Di dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar 13 detik itu memperlihatkan enam orang pria yang sedang berdiri di halaman parkir basement. Mereka adalah penyidik dari KPK yang sedang berbincang dengan pihak keamanan kantor PDI Perjuangan.

Saat memutarkan video rekaman CCTV itu, Adian menyebutkan tidak adanya penghalangan dari Security kepada penyelidik KPK.

“Sebagai satgas wajib bertanya. Kamu siapa, surat tugasnya mana? Lalu pergi. Keributannya di mana?” Tanya Adian yang merasa heran dengan pemberitaan yang selama ini beredar adanya keributan.

Jika KPK mempunyai rekaman saat terjadinya penghalangan itu, Adian dengan tegas menantang KPK untuk membandingkan rekaman CCTV PDI Perjuangan dengan video yang di punya KPK.

“KPK punya videonya tidak? Kalau ada, ayo kita adu,” tegas Adian.

Untuk itu, dia berharap kepada media agar menyampaikan fakta yang terjadi dengan sejujur-jujurnya tentang hal tersebut. “Saya minta kepada teman-teman media tulis sesuai fakta,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.