Selasa, 19 Oktober 21

Ada Pasal di UUD 45 yang Tidak Cerminkan Pancasila

Ada Pasal di UUD 45 yang Tidak Cerminkan Pancasila

Malang, Obsessionnews – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ir HM Ridwan Hisjam sebagai anggota MPR RI hadir dalam kapasistasnya selakui nara sumber bersama-sama Abdul Kholik KPUID Kabupaten Malang memberi materi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Hall Gedung Serbaguna Koperasi SAE Susu Pujon Kabupaten Malang dan juga di Kota Batu, Jawa Timur.

Menurut Ridwan Hisjam tujuan sosialisasi ini agar masyarakat Indonesia kembali kepada jati dirinya sebagai masyarakat yang beradab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang digali dari Bumi Nusantara yaitu agama, adat istiadat, budaya, kondisi internal dan eksternal Indonesia.

Ridwan menyampaikan bahwa mayoritas peserta menginginkan agar ada Amandemen UUD 1945 yang kelima kalinya untuk mengembalikan RI pada jalur yang sesuai dengan Pancasila, karena ada Pasal-pasal di UUD 1945 yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila, sehingga banyak Undang Undang (UU) yang dihasilkan DPR dan Pemerintah yang keluar dari cita-cita Bangsa.

“Ini yang mengarah Indonesia menjadi negara neolib (neoliberalisme) dan tidak lagi ekonomi yang berdasarkan oleh kekuatan rakyat. Dan ada juga yang menginginkan agar MPR RI bersidang untuk membuat Ketetapan Tap MPR RI kembali ke UUD 1945 yang Asli dengan membatasi masa Jabatan Presiden maksimal dua periode,” paparnya, Sabtu (21/2/2015).

Pelaksanaan acara sosialisasi di wilayang Malang Raya tersebut digelar pada 20 dan 21 Februari 2015. Bertindak sebagai moderator adalah Taufik dari KPUD Kabupaten Malang dan Errik Setyatmiko dari RH Center Malang.

Menurut Ridwan Hidsjam (RH), Pemerintah diminta untuk segera membentuk Badan Eksekutif yang bertugas melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia dari Desa/Kecamatan/Kabupaten/Kota secara bertahap agar pada tahun 2020 Rakyat Indonesia sudah siap menghadapi meledaknya jumlah penduduk Indonesia dan pada saat itu Indonesia mendapatkan bonus demografi yang rakyatnya menjadi Pancasilais. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.