Jumat, 15 November 19

ACT Salurkan Bantuan Logistik ke Tiga Titik Terdampak Parah Gempa Maluku

ACT Salurkan Bantuan Logistik ke Tiga Titik Terdampak Parah Gempa Maluku
* Truk Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang dikirim untuk membawa bantuan pangan di lokasi terdampak gempa di Provinsi Maluku, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat, Desa Liang dan Pulau Haruku di Kapubaten Maluku Tengah. (Foto: ACT)

Maluku Tengah, Obsessionnews.com – Lebih dari dua pekan usai gempa berkekuatan M6,8 mengguncang Maluku, kebutuhan logistik  para pengungsi masih cukup tinggi. Hal ini mengingat warga yang mengungsi masih enggan kembali ke rumah mereka karena kekhawatiran adanya gempa susulan.  Berupaya memenuhi kebutuhan warga yang masih bertahan di pengungsian, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi di sejumlah wilayah terdampak gempa Maluku.

 

Baca juga:

Kementerian PUPR Salurkan Bantuan ke Lokasi Gempa Ambon

ACT Kerahkan Relawan Bantu Korban Gempa Ambon

 

Sebanyak enam truk bantuan logistik diberangkatkan menuju tiga titik terparah terdampak gempa, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat dan Desa Liang dan Pulau Haruku di Kabupaten Maluku Tengah, Senin (14/10/2019). Bantuan logistik yang diberikan berupa beras, minyak goreng, air mineral, susu, roti, selimut, popok bayi, dan lainnya.

Direktur Program ACT Wahyu Novyan mengatakan, pemberian bantuan logistik ini tidak terlepas dari tingginya kebutuhan para pengungsi di masa tanggap darurat. Kondisi ini terlihat di Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat, yang mana status tanggap darurat di dua kabupaten tersebut diperpanjang pada Kamis (10/10) lalu.

“Kami masih melanjutkan pemberian logistik untuk para pengungsi terdampak gempa Maluku. Pengiriman 6 truk bantuan logistik ini menjadi bagian dari komitmen ACT dalam memberikan 100 ton bantuan pangan dan logistik untuk warga terdampak,” tutur Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com, Senin (14/10).

Enam truk bantuan logistik tersebut berangkat menuju ke posko-posko kemanusiaan dan dapur umum ACT yang berada di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah. Dari sana bantuan didistribusikan kepada warga yang mengungsi di sejumlah titik pengungsian. Salah satunya adalah Desa Liang di Kabupaten Maluku Tengah. Desa tersebut menampung sekitar 17.000 pengungsi yang mendirikan tenda-tenda pengungsian di perbukitan.

“Posko-posko kemanusiaan ACT menjadi titik utama pendistribusian bantuan. Khusus bantuan bahan pangan, selain diberikan langsung untuk para pengungsi, bantuan tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum ACT yang menyediakan makanan siap santap pengungsi setiap harinya,” imbuh Wahyu.

Hingga kini terdapat enam posko kemanusiaan ACT yang tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah. Mereka di antaranya 1 posko induk di Desa Nania; 3 posko wilayah di Suli, Pulau Haruku, dan Seram Bagian Barat; serta 1 posko logistic di Desa Liang dan Seram Bagian Barat. Sementara itu, ada 5 dapur umum yang juga tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.