Selasa, 18 Januari 22

Abraham Ortelius Sosok Berpengaruh Dalam Pemetaan Dunia

Abraham Ortelius Sosok Berpengaruh Dalam Pemetaan Dunia
* Google Doodle edisi Abraham Ortelius (foto: Grid.ID)

Jakarta, Obsessionnews.com – Sepertinya terlihat ada yang berbeda saat membuka mesin pencari Google hari ini. Untuk Google Doodle Minggu (20/5/2018) Google menghadirkan sosok Abraham Ortelius.

Berita tentang Google Doodle ini menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia hari ini pukul 19.42 WIB berita ini dicari lebih dari 1.000.000 kali.

Bagi yang belum tahu, Abraham Ortelius alias Flemish Abraham Ortels adalah sosok yang berjasa menemukan peta atlas dunia modern atau disebut juga cartographer.

Di Google Doodle edisi hari ini kita bisa melihat animasi sebuah buku yang berisi lembaran atlas peta dunia dan ilustrasi gambar Abraham Ortelius.

Abrham Ortelius adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam bidang pemetaan dunia. Berkat dirinya semua orang di zaman sekarang bisa melihat peta dunia dengan jelas dan lengkap.

Bahkan ilmu dan teori yang dikeluarkan oleh Abraham Ortelius masih digunakan oleh para ahli geografi dan ahli pemetaan hingga saat ini.

Abraham Ortelius lahir di Belgia pada 14 April 1572. Ia tutup usia pada 4 Juli 1598.

Awalnya Abraham Ortelius bukanlah seorang cartographer. Ia justru mengawali kariernya sebagai sastrawan klasik dan juga pernah belajar sebagai pemahat.

Ortelius Abraham juga pernah menelurkan buku karya sastra dan tertarik dalam bidang bisnis barang antik. Namun seiring berjalannya waktu, Abraham Ortelius mulai tertarik dengan pemetaan.

Ia kemudian memgumpulkan peta-peta dari seluruh dunia. Pada abad ke-16, peta dunia masih merupakan campuran fakta, spekulasi, dan fantasi. Setelah semua peta berhasil dikumpulkan, Abraham Ortelius menggabungkan semua fakta dan kultur yang ada.

Tepat pada hari ini 20 Mei tahun 1570, Abraham menerbitkan atlas pertamanya yang berjudul Theatrum Orbis Terrarum atau Teater Dunia.

Karyanya ini berisi 70 peta dari seluruh negara di dunia. Bahkan atlas ini diklaim sebagai atlas paling akurat karena Abraham berhasil menyatukan semua negara dalam sebuah buku dengan lengkap.

Peta dalam buku Theatrum Orbis Terrarum itu setiap tahunnya terus diperbarui. Di dalam atlas itu semua orang bisa melihat benua-benua dan lautan dari seluruh dunia yang selama ini hanya ada dalam bayangan.

Abraham juga menambahkan gambar-gambar monster laut di bagian perairan dan makhluk mitos lainnya dari seluruh penjuru dunia.

Dalam edisi terakhir yang terbit pada tahun 1622, atlas ini telah memiliki 167 peta.

Berkat jasanya, Abraham Ortelius diangkat sebagai ahli geografi oleh Philip II dari Spanyol.

Sebagai orang pertama yang berhasil memetakan dunia dalam sebuah buku yang lengkap, tak heran jasa Abraham Ortelius diapresiasi oleh banyak orang, termasuk Google Doodle hari ini. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.