Minggu, 23 Januari 22

Abang None Gelar Teater Silat Betawi

Abang None Gelar Teater Silat Betawi

Jakarta, Obsessionnews- Teater Abang None bekerjasama dengan Djarum apresiasi budaya menggelar sandiwara Betawi bertajuk ‘Jawara’ Langgam Hati dari Marunda dengan mengangkat ilmu bela diri silat Betawi. Pertunjukan berlangsung selama dua hari (24-25) November 2014, dipersembahkan sebagai bukti konsistensi mempertahankan budaya bangsa khususnya budaya Betawi.

“Seperti kita ketahui, Abang None Jakarta selalu memberikan pertunjukan yang kental akan budaya, khususnya budaya Betawi. Mereka merupakan salah satu generasi muda yang patut diapresiasi, karena di era moderen ini kuat terpengaruh dengan budaya luar. Tetapi mereka tetap konsisten untuk mengedepankan kebudayaan Betawi sebagai bagian keragaman seni budaya di Indonesia.”

“Untuk itu, kami sangat mendukung niat dan upaya generasi muda yang bergabung dalam teater Abang None Jakarta ini dalam pementasan ‘Jawara’,” ujar program director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renistrasi Adrian, Jumat malam (23/10/2015), di Gedung Kesenian Jakarta.

Jawara Dari Marunda2

Sedangkan Maudy Koesnaedi yang juga dewan penasehat Ikatan Abang None Jakarta, berharap dalam pementasan teater kali ini dapat meningkatkan spirit pemuda untuk tetap melestarikan budaya Betawi.

“Senang rasanya melihat antusias para Abang None dalam menyukseskan pementasan yang telah dipersiapkan 9 bulan ini. Semoga pesan moralnya terus memiliki semangat untuk melestarikan dan mencintai kebudayaan bangsa tersampaikan melalui pementasan Jawara ini,” harapnya dalam sela-sela pementasan teater.

Maudy selaku Prosedur dalam pementasan Jawara mengaku sejak Abang None Jakarta berdiri 1993 mulai berkarya dibelakang layar, bersama Abnon 2009 lalu. Proyek berbasis komunitas ini merupakan bentuk sumbangsih dan usaha dalam melestarikan budaya betawi.

Jawara Dari Marunda1

Disamping itu, sebagai sarana untuk memotivasi dan memberikan kesempatan kepada para Abang None Jakarta turut serta dalam usaha tersebut. “Untuk kali ini kami bekerja non profit, ini berkat kesadaran teman-teman untuk tetap melestarikan budaya Betawi. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada pihak sponsor atas dukungannya, sebab tanpa dukungan semua pihak pementasan ini tidak dapat disalurkan,” pungkasnya.

Melalui lakon Jawara ini para pemeran telah dibekali tiga perguruan besar silat Betawi yaitu Sabeni Tenabang, Harimau Belut Putih, dan Pusaka Jakarta. Produksi kali ini, Teater Abang None Jakarta menceritakan perjalanan Asni, yang dituduh merampok rumah Babah Yong. Asni tak ditangkap lantaran membela diri, hingga akhirnya Asni ditantang untuk membuktikan dirinya tidak mencuri.

Jawara Dari Marunda4

Asni pun mencari pencuri sebenarnya, setelah melewati perjalanan panjang tibalah Asni di Marunda. Kedatangannya bertepatan dengan diadakannya sayembara oleh para Jawara silat di bawah perguruan Bang Bodong. Sayembara yang bertujuan mencari jodoh untuk Mira anak cantik dan jago silat yang juga anak Bang Bodong itu sebagai momentum Asni mendapatkan Rampoknya. Ternyata Rampok itu adalah saudara Asni dari istri pertama babenya dari Cirebon.

Hingga saat ini Teater Abang None Jakarta telah memproduksi 9 pertunjukan mulai dar Cina Dasiman (2009), Doel: Antara Roti Buaya dan Burung Merpati, Kembang Parung Nunggu di Petik (2010), Sangkala 9/10 (2011), Soekma Djaja, dan Topeng Betawi Jaya Bersama (2013), Lenggak Lenggok Jakarta dan Topeng Jakarta Jaya Raya (2014), We Love Mpok Nori dan terakhir Jawara dipentaskan 24 sampai 25 Oktober 2015 berlangsung di Gedung Kesenian Jakarta.

Melalui pementasan ini dihadiri langsung Kementerian Pemuda dan Olaraga Imam Nahrawi, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf, Djarum apresiasi budaya dan lain-lain. (Asma)

Jawara Dari Marunda3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.