Jumat, 24 September 21

Isyaratkan Gorok Leher, Tanda Akil Kecewa?

Jakarta – Ada aksi yang tidak biasa yang dilakukan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Muchtar saat memberikan hak suaranya di TPS 18 Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014). Akil difasilitasi oleh KPK untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu presiden kali ini bersama dengan 17 tahanan kasus korupsi lainnya. TPS 18 ini disediakan di Rutan KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel.

Aksi nyentrik yang dilakukan Akil adalah dengan mengisyaratkan gorok leher. Saat ditanya memilih nomor urut berapa, Akil malah menjawab dengan nyeleneh. Akil yang mengenakan kaos polo warna hitam itu turun dari sel tahannya bersama dengan Andi Mallarangeng. Saat mengambil kertas suara, Akil ditanya soal pasangan capres-cawapres yang akan dia pilih.

“Pilih ini aja,” kata Akil sambil mempraktekkan adegan potong leher menggunakan tangannya.

Setelah itu Akil langsung berjalan menuju bilik suara. Saat akan memasukkan kertas ke kotak suara Akil kembali ditanya soal pilihannya. Dia terus menolak menjawab, kali ini dia hanya menunjukan kepalan tangan kepada wartawan.

Akil divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Oleh hakim dia terbukti menerima hadiah atau janji terkait pengurusan sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) dan tindak pidana pencucian uang.

Akil Mochtar, menyatakan akan banding atas vonis tersebut. Akil menilai, putusan yang dijatuhkan kepadanya tidak adil. “Sampai Tuhan, saya akan banding. Sampai ke surga pun, saya akan banding,” ujar Akil seusai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (30/6/2014).

Lantas apa maksud isyarat gorok leher dan kepalan tangan Akil itu. Apakah sebagai tanda dari ekspresi kekecewaannya terhadap putusan pengadilan?. Mungkin hanya Tuhan dan Akil yang bisa tahu. (Has)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.