Senin, 17 Januari 22

900 Pelari Virtual dan Offline Siap Tempuh Jarak 150 KM di Run To Care 2021

900 Pelari Virtual dan Offline Siap Tempuh Jarak 150 KM di Run To Care 2021
* Perhelatan Run To Care 2021. (Foto: Istimewa)

Jakarta, obsessionnews.com – SOS Children’s Villages, lembaga non pemerintah yang fokus memberikan pengasuhan alternatif berbasis keluarga bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua, memulai perhelatan Run To Care 2021.

Perhelatan tahun ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu virtual dan offline. Untuk perhelatan offline akan mengusung konsep Ultra Marathon 150 kilometer dan kembali bertempat di Bali seperti pada perhelatan tahun 2019. Run To Care 2021 Kem(Bali) membawa makna baru dalam olahraga yang melibatkan 250 pelari offline, 650 pelari virtual, 11.279 donatur, hingga para mitra korporasi dan media yang berkomitmen untuk mendukung keluarga rentan yang terdampak Covid-19.

Pada 26 November 2021 tepat pada pukul 23.00 WITA, sudah diselenggarakan flag off start untuk kategori Individu 150 KM dan relay pertama sejauh 50 KM. Pelepasan para pelari semalam dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Direktur Nasional SOS Children’s Villages Gregor Hadi Nitihardjo. Sorak sorai semangat mengiringi awal perjalanan para pelari Run To Care 2021 dalam membawa misi kebaikan bagi para anak Indonesia.

Mengusung tema #KuatkanKeluargaKuatkanAnak, SOS Children’s Villages mengajak masyarakat
Indonesia mengambil bagian dalam kerja SOS Children’s Villages Indonesia dan berkontribusi langsung bagi 7.200 anak yang berada di Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Bogor, Lembang, Semarang, Yogyakarta, Bali, Flores dan Palu.

Tahun 2021 merupakan kali keenam Run To Care Annual Series diadakan sebagai perhelatan charity run yang digagas oleh SOS Children’s Villages Indonesia. Menggandeng puluhan komunitas lari dari seluruh nusantara, acara lari amal ini mengambil jarak sejauh 150 KM dimana para pelari tak hanya berlari tetapi juga berbagi kebaikan dengan melakukan penggalangan dana melalui halaman donasi atas nama masing-masing pelari. Seluruh hasil penggalangan dana diperuntukkan dalam penguatan keluarga rentan yang terdampak Covid-19 demi mencegah anak kehilangan pengasuhan orang tua dan pemenuhan kebutuhan hidup mereka.

SOS Children’s Villages Indonesia melalui program penguatan keluarga dan program unggulan ‘Income Generating’, atau yang akrab dikenal UMKM dan community empowerment, memastikan setiap keluarga rentan mempunyai penghasilan tambahan dengan mengajarkan cara mengolah soft skills untuk menjadi mata pencaharian.

Mulai dari assessment potensi keluarga, berbagai pelatihan, dan stimulus modal usaha, SOS Children’s Villages membangun mata pencaharian yang layak untuk kepentingan terbaik anak-anak mereka. Program ini yang kemudian diangkat oleh Run to Care melalui 900 pelari yang turut berpartisipasi dengan berlari ratusan kilometer dan mendedikasikan diri mereka untuk menggalang dana bagi pemenuhan kebutuhan hidup keluarga dan anak-anak Indonesia.

“Saat yang ditunggu pun tiba, pehelatan Run To Care 2021 tahun ini resmi dimulai,” ujar National Director SOS Children’s Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/11/2021).

SOS Children’s Villages Indonesia merasa sangat bangga dan terhormat melihat antusias pelari yang luar biasa. Antusiasme mereka juga membangkitkan semangat optimis kami demi memberikan yang terbaik bagi anak-anak Indonesia.

“Dengan tujuan tahun ini membantu keluarga yang terdampak pandemi Covid-19, kami harap semakin banyak masyarakat yang turut serta mendukung program penguatan keluarga dari SOS Children’s Villages Indonesia, khususnya lewat program ‘Income Generating’. Terima kasih kepada 900 pelari virtual dan offline telah menjadi jembatan bagi lebih dari 3.200 orang baik, yang jumlahnya akan terus bertambah, untuk dapat bersama-sama berkontribusi dalam menguatkan keluarga dan anak-anak Indonesia. Sampai jumpa di garis finish,” ujar Gregor.

Perhelatan offline tahun ini digelar pada 26 – 28 November 2021 dari Four Points Hotel by Sheraton Bali di Ungasan, Jimbaran. Melintasi Denpasar, Sanur, Gianyar, Bangli, Kintamani, Pahyangan dan akan finish di SOS Children’s Village Bali yang terletak di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan.

Peserta terbagi dalam tiga kategori yaitu Individu 150 KM, Individu 100 KM, dan Relay 3x orang dengan masing-masing 50 KM. Salah satu hal baru di Run to Care November ini adalah lokasi Start atau flag off ada dua tempat. Sebanyak 150 pelari kategori 150 km dan 50 km akan Start di Jimbaran, lalu 150 pelari kategori 100 km dan 50 km akan Start di Gianyar, serta 50 km peserta relay terakhir akan Start di Pahyangan.

Total 247 pelari tersebut tidak akan berkumpul di satu titik agar dapat memecah kerumunan di saat
pandemi. Kegiatan Run to Care Kem(Bali) juga melakukan prosedur CHSE untuk memastikan setiap titik melakukan protokol kesehatan yang ketat.

Seluruh peserta dan panitia akan dicek sertifikat vaksin dan akan melakukan test swab antigen sebelum acara dimulai. Atas antusias yang semakin tinggi setiap tahunnya, Run To Care 2021 tahun ini digelar dengan dua metode, yaitu virtual di Run To Care Virtual dan offline di Run To Care Kem(Bali).

Untuk Run To Care Virtual terbagi dalam tiga kategori yaitu multiple run 50 KM, 100 KM dan 150 KM. Pendaftaran sudah dibuka mulai dari 25 September 2021 dan sudah ditutup pada 30 Oktober 2021 dengan jumlah 650 pelari sold out dari seluruh Indonesia dengan mengunduh aplikasi 99 Virtual Race di App Store dan Play Store. Periode lari virtual sudah dimulai di tanggal 9 Oktober lalu dan 650 pelari virtual tersebut menyicil kilometer lari setiap harinya sebagai bentuk perjuangan. Lari virtual akan ditutup pada tanggal 28 November 2021, berbarengan dengan lari offline di Bali.

Tahun ini, perhelatan Run To Care 2021 juga didukung oleh banyak pihak-pihak luar biasa seperti Nestle Pure Life, Isoplus, Tea Javana, RTD Coffee & Tea, Four Points Hotel by Sheraton Bali dan Krisna Bali. Publikasi yang meluas kepada publik mendapat dukungan dari Detik.com, Kompas.com, Tempo.co, Bola.com, Wiken.id, Suar.id, Sosok.id, Intisari, Tribun Bali, Nusa Bali, Gofit.id, Ayolari.in, Runner.id, Kalendar Lari, Men’s Obsession juga Sonora FM dan Motion Radio Jakarta.

Selain itu, Run To Care 2021 juga mendapat dukungan dari Bapak Indra Uno selaku pendiri gerakan sosial Oke Oce dan Ketua Yayasan Mien R Uno Foundation yang juga turut berlari menggalang dukungan bagi masa
depan anak Indonesia.

Perjuangan para pelari tidak berhenti di situ saja. Sejak pertengahan Oktober lalu, seluruh pelari menggalang dana untuk membantu 263 keluarga dampingan yang ada di Tabanan, Yogyakarta, dan Medan. Untuk implementasi program dibutuhkan dana sebesar 1,3 Milyar, dengan rincian masing-masing keluarga akan membutuhkan setidaknya 5 Juta Rupiah untuk membuat UMKM tiap keluarga menjadi nyata dengan assessment, pelatihan, dan modal usaha yang sustainability sehingga anak-anak mereka pun dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya.

Sekecil apapun bantuan, akan menjadi arti besar bagi mereka. Siapapun bisa menjadi #PejuangAnak dengan menunjukkan dukungan melalui: kitabisa.com/runtocare. Saatnya kita bergerak untuk Kuatkan Keluarga, Kuatkan Anak! (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.